Aksi Demonstrasi Buruh di Pelabuhan Merauke Dibubarkan

share on:
aksi demo
Rencana aksi demonstrasi buruh yang dibatalkan polisi. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi – Puluhan buruh lepas di Pelabuhan Merauke yang dipimpin oleh Hendrikus Eben Gebze, dibubarkan oleh aparat kepolisian di Polsek KP3 Laut. Kapolsek KP3 Laut, Ajun Komisaris Polisi (AKP), Hendrikus Sero mengatakan aksi tersebut tidak mengantongi surat izin dari Polres Merauke.

Senin (4/5/2015), sekitar pukul 10.00 WIT, koordinatornya, Eben Gebze mengumpulkan buruh dengan menggunakan microphone untuk mengajak melakukan aksi demonstrasinya. Namun, beberapa saat kemudian, Kapolsek KP3 Laut, Ajun Komisaris Polisi (AKP), Hendrikus Sero langsung membubarkan.

“Saya tidak akan izinkan untuk kalian lakukan aksi demonstrasi di dalam Pelabuhan Merauke. Karena tidak ada surat izin dari Polres. Olehnya, para buruh agar kembali melakukan kegiatan dan atau aktivitas sebagaimana biasa. Tidak perlu menghabiskan waktu dengan melakukan aksi seperti begini,” katanya.

Koordinator buruh, Hendrikus Eben Gebze kepada sejumlah wartawan mengatakan, aksi yang hendak dilaksanakan itu, semata-mata untuk menyuarakan aspirasi dari para buruh. Dimana, kesejahteraan mereka tidak diperhatikan dengan baik.

“Kami melihat para buruh seperti dipaksa bekerja dengan pendapatan yang tidak sesuai. Coba dibayangkan saja, para buruh yang mengangkut barang menggunakan truk sekali jalan, hanya diberikan sekitar Rp 100 ribu. Sementara di atas truk tersebut, terdapat empat orang pekerja,” tuturnya.

Dalam sehari, demikian Eben, para buruh bisa mengantar barang ke gudang dengan menggunakan truk sebanyak empat kali. “Ya, dengan pendapatan yang sangat kecil itu, tentunya tidak bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan baik. Apalagi umumnya para buruh telah berkeluarga,” katanya. (Frans L Kobun)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Aksi Demonstrasi Buruh di Pelabuhan Merauke Dibubarkan