Jokowi Bakal Seharian di Jayapura

share on:
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Papua, F.X Mote - Jubi/Alex
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Papua, F.X Mote – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Kepala Biro Humas dan Protokol Papua, F.X Mote mengatakan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) bakal seharian di Jayapura, Papua, dalam melakukan serangkaian kunjungan kerjanya pada Sabtu (9/5/2015).

Di Jayapura, Presiden Jokowi beserta rombongan Menteri Kabinet kerja akan mengunjungi pasar Pharaa Sentani pukul 8.30 Wit, groundbreaking pembangunan fasilitas PON 2020, peresmian Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Jayapura dan groundbreaking jembatan Layang Hamadi-Holtekam.

“Selanjutnya Presiden akan akan melanjutkan kegiatan ke TPI Hamadi, setelah itu akan menyerahkan Kartu Sehat Sejahtera (KSS), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 10 orang perwakilan yang telah disiapkan oleh Walikota Jayapura,” kata F.X Mote kepada wartawan, di Jayapura, Jumat (8/5/2015).

Menurut ia, disela-sela penyerahan kartu, Presiden Jokowi akan melakukan dialog dengan masyarakat atau nelayan. “Terakhir Presiden akan mengunjungi Lapas Abepura kelas II, semua kegiatan akan berakhir di Lapas sekitar pukul 15.50 Wit, setelah telekonfrens, Presiden akan ke Bandara untuk berangkat ke Merauke,” ucapnya.

Menyinggung soal pro kontra kedatangan Presiden ke Papua, ujar dia, rakyat Papua selama ini memberikan dukungan penuh terhadap Presiden Joko Widodo, sehingga tidak ada penolakan secara menyeluruh.

“Kunjungan presiden sebagai bentuk perhatian, perhatian Presiden untuk Papua dan peresmian sejumlah proyek pembangunan merupakan bukti perhatian presiden di Papua. Kemungkinan masyarakat mengharapkan beberapa janji Presiden yang dapat menyelesaikan masalah-masalah di Papua,” katanya.

Ia tegaskan, pada prinsipnya pemerintah provinsi Papua berharap kunjungan dan sejumlah kegiatan yang akan dilakukan oleh Presiden Jokowi dapat berjalan dengan baik.

“Penolakan bukan berarti Presiden tidak akan datang. Tetapi mari buktikan, Papua sebagai zona damai, Presiden datang dalam keadaan damai,” ucapnya.

Soal kemanan menjelang kedatangan Presiden, kata Mote itu sudah menjadi tanggung jawab TNI/Polri, namun pemerintah provinsi menghimbau apapun yang terjadi dilapangan dapat diselesaikan dengan demokrasi. Supaya tidak terjadi lagi masalah-masalah baru.

Sebelumnya. Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Fransen Siahaan menegaskan pihaknya siap menindak tegas setiap upaya yang dilakukan sekelompok masyarakat untuk menggagalkan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Papua, 9-10 Mei.

“Jangan coba-coba mengganggu kunker Presiden Jokowi karena akan berhadapan dengan aparat keamanan,” kata Mayjen TNI Siahaan di Jayapura, Selasa (5/5/2015). (Alexander Loen)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Jokowi Bakal Seharian di Jayapura