Jalan Trans Papua Permudah Akses Komoditi Perkebunan

share on:

Jayapura, Jubi/Antara – Jalan Trans Papua yang tengah dibangun sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang dijadwalkan rampung pada 2019, diyakini akan mempermudah akses pemasaran produk perkebunan yang ada di Papua.

“Kalau infrastrukturnya terbangun baik, otomatis akses pasar terbuka, akses perkebunan akan berjalan dengan baik,” kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Papua, Jhon Nahumury, di Jayapura, Senin (11/5/2015).

Ia mengatakan dari sisi harga juga akan ada perubahan karena selama ini salah satu faktor penghambat produk perkebunan Papua sulit keluar adalah mahalnya biaya transportasi karena akses jalan darat yang belum terbuka.

“Kalau harga murah, barang bisa terangkut dengan baik maka pemasaran hasil perkebunan bisa berjalan,” ucapnya.

Kedatangan presiden yang sudah dua kali ke Papua, kata Nahumury, merupakan harapan agar pembangunan infrastruktur di Papua dapat dipercepat untuk mengejar ketertinggalan dibanding daerah lain di Indonesia.

“Saya kira itu angin segar. Seperti kita lihat sudah dicanangkan pembangunan jembatan Hamadi-Holtekam serta pembangunan yang lain agar arus barang yang keluar masuk Papua bisa lebih baik dan indeks harga bisa turun dan otomatis perekonomian kita akan meningkat,” katanya.

Nahumury pun berharap agar apa yang telah dilontarkan Presiden bisa benar-benar terealisasi.

“Harapan kita agar janji tersebut bisa terwujud dan kedatangan Presiden ke Papua ini pasti ada maksud dan infrastruktur bisa terbangun baik,” ucapnya. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Jalan Trans Papua Permudah Akses Komoditi Perkebunan