Australia Tutup Pusat Penahanan di Pulau Christmas

share on:
Foto: www.princeton.edu
Foto: www.princeton.edu

Jakarta, Jubi – Anggaran Australia 2015 termasuk untuk rencana menutup pusat penahanan pencari suaka di Pulau Christmas.

Presiden Pulau Shire, Gordon Thomson, mengatakan kepada ABC bahwa langkah menggunakan fasilitas hanya secara kontingensi akan merusak perekonomian di pulau itu dengan memberikan pekerjaan.

Namun, juru bicara Jaringan Advokasi dan Dukungan Pencari Suaka di Darwin, Ben Pynt, mengatakan komunitas advokasi dan pendukung pencari suaka itu akan menyambut langkah yang diambil pemerintah.

Ben Pynt mengatakan, pusat penahanan pencari suaka di Pulau Christmas di luar dari penglihatan dan pikiran, dan kondisi tersbeut menyulitkan pencari suaka dan pengungsi untuk mengakses keadilan, dan menemukan seorang pengacara yang dapat mewakili mereka tempat yang begitu jauh.

Ben Pynt mengatakan, para pencari suaka dan pengungsi di Pulau Christmas dimungkinkan akan dipindahkan ke Darwin.

Australia juga memiliki pusat penahanan pencari suaka di Nauru dan Papua Nugini yakni di Pulau Manus. (Yuliana Lantipo)

 

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Australia Tutup Pusat Penahanan di Pulau Christmas