BPBD : Korban Kebakaran akan Direlokasi ke Darfuar

share on:

Biak, Jubi/Antara – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Biak Numfor, Papua Yunus Saflembolo mengungkapkan, sebanyak 54 kepala keluarga pemilik lapak jualan korban kebakaran pasar Inpres akan direlokasi ke areal Pasar Darfuar Distrik Samofa.

“Pemkab Biak Numfor sedang membangun kios dagangan untuk disediakan bagi korban kebakaran pasar Inpres, ya berapa lama relokasi akan dilakukan tergantung dengan selesainya lapak yang dibangun,” ujar Kepala BPBD Yunus Saflembolo, Senin (18/5/2015).

Ia mengakui, sesuai kebijakan dari Bupati Thomas Ondy hingga saat ini pemkab Biak Numfor sudah memberikan bantuan penampungan sementara korban kebakaran di asrama Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

Selama ditampung di lokasi penampungan, lanjut Yunus, Pemkab melalui BPBD telah mendirikan posko dan dapur umum untuk membantu penanganan bantuan korban kebakaran.

“BPBD sebagai institusi teknis daerah sudah mengerahkan berbagai peralatan dan petugas lapangan untuk membantu penanganan korban kebakaran di lokasi penampungan sementara,” katanya.

Bantuan lain yang diberikan pemkab, menurut Yunus, bagi pedagang yang menjadi korban kebakaran telah diberikan tenda untuk berjualan.

“Untuk pembagian tenda tempat berjualan sudah diberikan, ya saat ini pemkab juga menyiapkan lokasi berjualan sementara di halaman dinas kesehatan,” katanya.

Berdasarkan data kebakaran pasar Inpres terjadi 7 Mei 2014 karena korsleting listrik menyebabkan sekitar 300-an lapak berjualan dan sejumlah ruko serta satu masjid ludes dilalap si “jago merah”. (*)

Editor :
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  BPBD : Korban Kebakaran akan Direlokasi ke Darfuar