BPOM Banten Kembangkan Temuan Toko Obat Jual Formalin

share on:

Tangerang, Jubi/Antara – BPOM Banten masih mengembangkan hasil temuan dalam sidak toko kimia di Karawaci, Kota Tangerang, yang menjual formalin dan boraks kepada pedagang makanan.

“Saat ini kita masih mengembangkan laporan yang telah dikumpulkan petugas dari toko penjual dan beberapa saksi,” kata Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Banten, Mohamad Kashuri, di Tangerang, Senin (18/5/2015).

Ia mengatakan BPOM menerima banyak laporan tentang adanya toko kimia yang menjual formalin dan boraks dan salah satunya di Karawaci yang merupakan pengembangan dari tahu formalin di Ciputat.

Pasalnya, penjualan formalin dan boraks untuk keperluan tertentu, disalahgunakan penjual tanpa memiliki izin secara khusus untuk kategori bahan berbahaya.

Apalagi, dari hasil keterangan di lapangan jika toko di Karawaci itu menjual formalin dan boraks untuk pedagang di Jabodetabek.

Maka itu, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Disperindag Kabupaten/Kota untuk melakukan pengawasan dan imbauan kepada masyarakat.

“Jika dibiarkan, maka dampak yang ditimbulkan adalah penyakit kanker. Maka itu, kita akan telusuri dari pembeli hingga pemasok,” ucapnya.

Oleh karena itu, ada beberapa toko yang juga masuk dalam pengawasan dan investigasi. Sebab, melakukan penggerebekan sebuah toko kimia harus dengan hati-hati. “Kita biasanya lama mengamati agar tidak salah,” ucapnya.

Pada hari Selasa (12/5), BPOM melakukan penggerebekan toko kimia di Karawaci yang terdiri dari tim gabungan yakni BPOM Banten, BPOM RI, Disperindag Banten dan Kota Tangerang, Kepolisian dari Polda Metro Jaya serta Dinas Kesehatan Kota Tangerang Petugas BPOM menemukan barang bukti formalin dan boraks dari gudang penyimpanan yang dikemas dalam karung dan jerigen. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  BPOM Banten Kembangkan Temuan Toko Obat Jual Formalin