Jemaat Kingmi Betel Wamena Akan Rayakan Jubelium 50 Tahun

share on:
Panitia, badan pengurus gereja Kingmi Jemaat Betel Wamena ketika memberikan keterangan kepada wartawan. Jubi/Islami
Panitia, badan pengurus gereja Kingmi Jemaat Betel Wamena ketika memberikan keterangan kepada wartawan. Jubi/Islami

Wamena, Jubi – Gereja Kemah Injil (Kingmi) jemaat Betel Wamena akan melaksanakan Jubelium 50 tahun berdirinya gereja tersebut. Puncak acara akan dilaksanakan pada 25 Juli 2015.

Samuel Pigay selaku ketua panitia Jubelium Jemaat Kingmi Betel Wamena mengatakan, sejak terbentuk pada 3 Mei 2015, panitia sudah mempersiapkan berbagai perlombaan untuk memeriahkan 50 tahun berdirinya Gereja Kingmi Jemaat Betel Wamena.

“Perlombaan dan pertandingan seperti sepakbola, bola volly, sepak takraw dan tenis meja. Juga ada beberapa kegiatan seperti live musik, vocal grup, paduan suara ini semua untuk memeriahkan 50 tahun Jubelium tahun ini. Tema yang diusung sendiri sesuai dengan Philipus 1 ayat 5 di situ tentang bagaimana kami mengucapkan syukur karena gereja ini sudah ada sejak bediri hingga hari ini,” kata Samuel Pigay kepada wartawan di Gereja Kingmi Jemaat Betel Wamena, Senin (18/5/2015).

Pada jubelium gereja ini, Pionir Gereja Kingmi Betel Wamena, Petrus Tebay mengungkapkan, dengan perayaan 50 tahun berdirinya gereja ini diharapkan kepada generasi muda harus dapat berkembang dan tekun di dalam umat.

“Orang tua sarankan, anak-anak ke depan tetap bekerja terus karena barang siapa yang tidak tahu menginjil adalah jiwanya mati, gereja yang tidak tahu menginjil adalah jiwa yang mati,” kata Petrus Tebay.

Disisi lain Pdt. Matias Kudiay selaku gembala sidang mengharapkan dengan jubelium Gereja Kingmi Jemaat Betel Wamena harus menjadi missioner, menjadi panutuan penginjilan.

“Dengan demikian, kesatuan di dalam pelayanan di dalam jemaat ini memang pada umumnya sangat memadai,” kata Pdt. Matias Kudiay.

Sementara itu ketua badan pengurus jemaat Betel Wamena, Yance Tenouye berharap setelah 50 tahun gereja ini harus lebih mandiri dan missioner. Maksud dari misi pelayanan dari gereja ini, untuk jemaat bagaimana soal kualitas jemaat ini yang harus dikembangkan.

“Kualitas jemaat ini yang pertama adalah kualitas imaniah. Kemudian soal kuantitas. Dalam rangka mendukung kualitas dan mewujudkan misi visi gereja, kita harus menyiapkan sarana pendukung, pelayanan harus di dukung dengan sarana dan prasarana yang cukup, begitu juga pengembangan ekonomi jemaat itu juga yang difokuskan ke depan,” terang Yance. (Islami)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Jemaat Kingmi Betel Wamena Akan Rayakan Jubelium 50 Tahun