KODIM 1703/Manokwari Gelar Seminar HIV/AIDS di Unipa

share on:
Peserta seminar HIV/AIDS dan Jumpa ODHA dalam rangka malam renungan AIDS Nusantara di Manokwari - Pendam XVII Cenderawasih
Peserta seminar HIV/AIDS dan Jumpa ODHA dalam rangka malam renungan AIDS Nusantara di Manokwari – Pendam XVII Cenderawasih

Jayapura, Jubi – Kodim 1703/Manokwari bekerja sama dengan Pemda Kabupaten Manokwari dan BNN (Badan Narkotika Nasional) Provinsi Papua Barat menyelenggarakan Seminar HIV/AIDS dan Jumpa ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) dalam rangka malam renungan AIDS Nusantara dengan mengambil tema “ Supporting The Future”, pada Sabtu 16 Mei 2015 bertempat di Aula Fapertek Unipa Kabupaten Manokwari.

“Seminar diikuti sekitar 160 orang peserta perwakilan dari Akper Manokwari, SKMA Kehutanan Manokwari, FKKPI Manokwari, BEM Unipa, PKMRI dan UKM Pramuka Unipa. Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan sambutan Wakil Bupati Manowari Robert Hammar,” demikian tertulis dalam rilis Kodam XVII Cenderawasih yang diterima Jubi, Senin (18/5/2015).

Rilis ini menyebutkan dalam kesempatan itu Wabup menyampaikan materi tentang Stigma dan Dikriminasi ODHA ditengah masyarakat. Wabup berharap masyarakat di Kabupaten Manokwari dapat menerima ODHA sama dengan masyarakat lainnya, stigma dan diksriminasi terhadap mereka justru terkadang akan menimbulkan dendam serta dengan sengaja akan menyebarkan virus yang mereka kandung kepada orang lain.
“Disamping itu juga akan merendahkan moril penderita ODHA sehingga mereka tidak akan mampu berprestasi ditengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu Wabup berharap agar masyarakat mengubah stigma dan memperlakukan ODHA sama dengan masyarakat lainnya, dan yang perlu diingat bahwa ODHA tidak berbahaya bagi lingkungan yang ada disekitarnya,” kata Wabup Manokwari.

Sementara KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) menyinggung tentang keterkaitan HIV/AID dengan perilaku, lingkungan dan lingkaran Narkoba. Disadari atau tidak penyebaran HIV/AIDS sering terjadi didalam komunitas pengguna Narkoba. Penggunaan jarum suntik secara bersama-sama dan penggunaan narkoba yang diakhiri dengan perilaku sex bebas merupakan pintu penyebaran HIV/AIDS di kalangan remaja.

BNN Prov. Papua Barat dalam penyajian seminarnya menyampaikan betapa kuatnya ikatan penyebaran HIV/AIDS dan Narkoba. Penularan HIV/AIDS sangat efektif lewat pengguna narkoba, karena pengguna narkoba dengan jenis tertentu akan memiliki nafsu sex yang lebih tinggi dibandingkan manusia normal tanpa narkoba. Apabila sudah menggunakan narkoba jenis ini maka ujungnya adalah perilaku sex bebas bahkan kadang-kadang mereka melakukan pesta sex diantara sesamanya. Muaranya adalah tersebarnya virus HIV/AIDS di komunitas mereka sendiri dan ini merupakan lingkaran setan yang tidak mudah untuk diputus.

Kodim 1703/Manokwari dalam rilis ini mengatakan kegiatan seminar seperti ini sangat besar manfaatnya bagi masyarakat khususnya generasi muda, selain memberikan pengetahuan tentang HIV/AIDS, juga pengetahuan bagaimana untuk mencegah penularan HIV/AIDS ditengah masyarakat. Selain itu membuka pemikiran masyarakat terhadap ODHA agar memperlakukan mereka tanpa diskriminasi serta mengubah stigma negatif terhadap ODHA agar mereka dapat hidup normal dan berprestasi ditengah-tengah masyarakat,”

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Manokwari Robert Hammar, Ketua KPA Provinsi Papua Barat, dan Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1703/Manokwari. (Adm)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KODIM 1703/Manokwari Gelar Seminar HIV/AIDS di Unipa