Pemprov Harap Ada Energi Baru di BUMD Papua

share on:
Suasana Workshop BUMD di Kantor Gubernur - Jubi/Alex
Suasana Workshop BUMD di Kantor Gubernur – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua berharap ada energi baru di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Papua, sehingga mampu memberikan kontribusi dengan turut meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi provinsi paling timur di Indonesia ini.

Hal tersebut diungkapkan Asisten II Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Papua, Elia Loupatty kepada wartawan usai membuka kegiatan Workshop strategi pembinaan, pengawasan, pengelolaan dan pengembangan usaha BUMD Provinsi Papua di Sasana Karya, Kantor Gubernur Papua, Selasa (19/5/2015).

Menurut ia, saat ini ada beberapa BUMD yang sedang konsolidasi sehingga diharapkan kedepan kehadiran BUMD dapat memberikan kontribusi bagi PAD Papua.

“Pada dasarnya BUMD didukung dengan penyertaan modal dan hingga saat ini tidak ada lagi yang disokong dengan dana dan untuk Holding Company sedang dianalissi untuk diberi penyertaan modal sebesar 25 persen. Termasuk anak perusahan yang akan diintegrasi,” ucapnya.

Dikatakannya, keberadaan BUMD adalah untuk memberikan kontribusi bagi perkembangan perekonomian daerah pada umumnya, dan pemerintah daerah pada khususnya, serta menjadi perintis kegiatan-kegiatan usaha yang belum dapat dilaksanakan oleh sektor swasta dan koperasi melalui mekanisme koorporasi.

Selain itu juga, memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi dan masyarakat melalui program kemitraan, serta memberikan manfaat umum pada masyarakat dan untuk mendapatkan keuntungan guna menambah sumber pendapatan asli daerah di luar pajak dan retribusi daerah.

“Saya berterimakasih karena ada kebangkitan untuk menghidupkan BUMD,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Papua, Ridwan Rumasukun menjelaskan, pihaknya menghadirkan pemerintah provinsi dan BUMD Jawa Timur untuk memberikan penguatan kapasitas kepada BUMD Papua agar mampu mengikuti jejak Jawa Timur yang cemerlang dalam memberikan kontribusi bagi PAD Provinsi Jatim.

“Keberadaan BUMD memang kita harapkan untuk memberikan kontribusi bagi perkembangan perekonomian daerah dimana kita hadirkan Pemprov dan BUMD Jatim karena DKI Jakarta saja yang APBD mencapai Rp67 triliun saja belajar di Jatim, sehingga kita harapkan ini menjadi faktor pendorong untuk kebangkitan BUMD di Papua,” kata Ridwan Rumasukun. (Alexander Loen)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemprov Harap Ada Energi Baru di BUMD Papua