Jelang Ramadhan, Lonjakan Penumpang Belum Terasa

share on:

Jayapura, Jubi – General Manager PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Jayapura, Wahyudi Kresna, mengakui tidak akan menambah jumlah penerbangan untuk antisipasi lonjakan permintaan jelang bulan puasa dan liburan panjang sekolah.

“Untuk Jayapura, seperti tahun lalu, kita mungkin hanya mengganti pesawat yang lebih besar saja guna menampung lonjakan permintaan yang ada. Penambahan armada belum diperlukan,” katanya

Wahyu Kresna mengakui saat ini ada kenaikan permintaan pada rute-rute favorit seperti ke Makasar, Bali, dan Jakarta turut mendominasi dalam moment libur anak sekolah, jelang puasa atau Ramadhan.

Wahyudi Kresna berharap masyarakat menggunakan fasilitas pemesanan yang ada. “Biasanya penumpang Jayapura boling tiket tiga hari sebelumnya,” katanya.

Ia juga mengungkapkan ada rute baru Sorong-Ambon yang dimulai 20 Mei ini. Rute ini akan mempercepat kedatangan dari atau ke dua destinasi tersebut.

“Apabila koneksitas rute dengan Jayapura seminggu itu ada 11 penerbangan terkoneksi rute tiap hari Jayapura-Manokwari-Sorong-Ujung Pandang atau Jayapura-Manokwari-Manado sebanyak 4 kali. Penumpang bisa turun Sorong lalu pindah pesawat lagi ke Ambon dengan menggunakan ATR,” katanya.

Sama halnya yang dikemukakan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, M Arif Wibowo, mengatakan menyiapkan pesawat khusus untuk mengantisipasi lonjakan pemudik Lebaran 2015.

“Sebetulnya pesawat itu diprioritaskan untuk perjalanan haji. Tapi sebelum masuk muhsin haji juga bisa dipakai sebagai cadangan mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran,” katanya dikutip dari metronews.com. (Sindung Sukoco)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Jelang Ramadhan, Lonjakan Penumpang Belum Terasa