Pemberantasan Buta Aksara di Manokwari Selatan Berhasil

share on:
Pemberatasan Buta Aksara.(Jubi/ist)
Pemberatasan Buta Aksara.(Jubi/ist)

Manokwari, Jubi/Cahaya Papua-Pemberantasan buta aksara di Distrik Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan dinilai telah menunjukan hasil yang signifikan. Pasalnya sekitar 100 peserta belajar berusia di atas 30 tahun sudah bisa membaca dan menulis.

Hal ini dikatakan Koordinator Pengawas Umum Pendidikan, Manokwari Selatan Muhammad Sidiq kepada wartawan di Oransbari pekan lalu.

“Program pemerintah pusat yang dilaksanakan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Distrik Oransbari, sangat membantu peningkatan kapasitas masyarakat terutama baca dan tulis,”katanya.
Dia mengatakan sesuai dengan kontrak, program pemberantasan buta aksara di Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat akan berlangsung selama enam bulan.
“Saat ini sudah berjalan empat bulan dan hasilnya cukup signifikan,”katanya.

Menurut dia data dari pengelola PKBM di Oransbari, program ini dilaksanakan dalam 10 kelompok yang dibagi sesuai wilayah tempat tinggal para peserta.
Kata dia dalam pelaksanaannya, PKBM melibatkan tutor dari guru, masyarakat serta mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Manokwari, kelas Oransbari.
Sidig berharap, program ini terus berlanjut sebab, masih banyak warga yang belum dapat membaca dan menulis.

Sementara itu salah satu pengelola PKBM Oransbari, Miyoto mengatakan, minat masyarakat Oransbari cukup tinggi terhadap program ini. Selain itu kata dia warga yang tidak sekolah warga, warga putus sekolah dari SD smapai SMP ikut dalam kegiatan tersebut.(*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemberantasan Buta Aksara di Manokwari Selatan Berhasil