Kerang Raksasa Di Ambang Kepunahan Di Pasifik

share on:
Joe Kaukura dan Alice Mitchell, karyawan Pusat Penelitian Kelautan Aitutaki, sedang membantu menempatkan kerang kembali di laguna depan Pacific Resort Aitutaki. Foto: RNZI / Charley Waters
Joe Kaukura dan Alice Mitchell, karyawan Pusat Penelitian Kelautan Aitutaki, sedang membantu menempatkan kerang kembali di laguna depan Pacific Resort Aitutaki. Foto: RNZI / Charley Waters

Jakarta, Jubi – Seorang ahli biologi kelautan dari Selandia Baru, Dr Charley Waters, mengatakan langkah-langkah drastis harus diambil untuk menyelamatkan populasi kerang raksasa di kawasan Pasifik, yang katanya sedang berada di ambang kepunahan di sebagian besar wilayah tersebut.

 

Laporan Radio New Zealand menyebutkan, Dr Charley Waters telah menghabiskan 12 tahun terakhir untuk meneliti dan bekerja memulihkan populasi kerang raksasa di Aitutaki laguna di Kepulauan Cook. Dia mengatakan, selama bertahun-tahun, kerang telah dipanen untuk pasar lokal dan internasional lebih cepat daripada masa mereproduksi kerangnya itu sendiri, dan populasinya sekarang sudah sangat kritis, banyak yang sudah habis.

 

“Saya menggunakan istilah fungsional punah. Sementara masih ada beberapa kerang yang tersisa di laguna, jarak mereka terlalu jauh untuk terjadinya reproduksi. Organisasi global telah mendaftarkannya sebagai kerang yang terancam atau hampir punah. Berbeda dengan mengatakan kepadatan yang terlalu rendah untuk populasi tetap layak,” kata Dr Charley Waters, mengutip RNZ, Rabu (27/5/2015).

 

Dr Charley Waters mengatakan, dirinya memiliki kekhawatiran bahwa kerang raksasa dapat diambil hingga bernilai 500 dolar Amerika di pasar internasional. (Yuliana Lantipo)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kerang Raksasa Di Ambang Kepunahan Di Pasifik