Sekjen PBB Tak Lihat Penyelesaian Militer Bagi Konflik Yaman

share on:

PBB, New York, Jubi/Antara/Xinhua – Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Rabu (27/5/2015) menyampaikan keprihatinan mengenai peningkatan pertempuran di lapangan dan serangan udara sejak berakhirnya jeda kemanusiaan di Yaman.

 

Ban kembai menyampaikan “keyakinan kuatnya bahwa tak ada penyelesaian militer bagi konflik tersebut”.

 

Sekretaris Jenderal PBB itu menyampaikan keprihatinan besarnya ketika ia berbicara melalui telepon dengan Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi, kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric kepada wartawan di Markas Besar PBB, Rabu malam.

 

Selama pembicaraan tersebut, Ban menyatakan ia telah meminta Utusan Khususnya untuk Yaman Ismail Ould Cheikh Ahmed “agar menggandakan upayanya untuk berkonsultasi dengan Pemerintah Yaman, kelompok politik Yaman dan semua negara di wilayah itu”, kata Dujarric. Tujuan semua itu, katanya, ialah “untuk menyelenggarakan konsultasi mengenai Yaman di Jenewa, Swiss, sesegera mungkin”.

 

Koalisi militer pimpinan Arab Saudi membom kamp militer di Ibu Kota Yaman, Sana’a, dan sasaran di kota besar lain pada Rabu, sehingga menewaskan puluhan orang, kata beberapa laporan. (*)

Editor :
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Sekjen PBB Tak Lihat Penyelesaian Militer Bagi Konflik Yaman