10 Fakta Lukisan Cadas di Kaimana

share on:
Motif lukisan cadas di Kaimana - google.com
Motif lukisan cadas di Kaimana – google.com

Jayapura, Jubi – Terdapat mitos yang berkembang dan dipercaya masyarakat setempat mengenai asal-usul keberadaan lukisan dengan cap tangan berwarna merah darah di situs purbakala Tapurarang, Kokas, Kaimana.

Warga adat yang tinggal di Kokas meyakini bahwa tebing atau gua yang menjadi lokasi ditemukannya Situs Purbakala Tapurarang adalah tempat yang disakralkan. Mereka percaya lukisan-lukisan berwarna merah darah tersebut merupakan wujud orang-orang yang dikutuk oleh arwah seorang nenek.

Nenek tersebut telah menjelma menjadi setan kaborbor atau hantu penguasa lautan, yaitu hantu yang paling menakutkan. Si nenek meninggal saat terjadi musibah yang menenggelamkan perahu yang ia tumpangi.

Dari seluruh penumpang di perahu itu, hanya si nenek yang tewas. Konon, tidak ada satu pun penumpang di atas perahu yang berusaha membantu nenek itu untuk menyelamatkan diri.

Karena merasa sakit hati, arwah nenek yang telah berubah menjadi setan kaborbor tersebut mengutuk seluruh penumpang perahu yang tidak mengasihani dirinya dan malah sibuk menyelamatkan diri mereka sendiri dengan berebut naik di atas tebing batu.

Akibat kutukan nenek tersebut, seluruh penumpang beserta hasil-hasil laut yang dibawa seketika itu berubah menjadi lukisan yang menempel di dinding-dinding tebing. (*)

Lanjut baca 10 Fakta Lukisan Cadas di Kaimana

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  10 Fakta Lukisan Cadas di Kaimana