KPU Yalimo Terima Penghargaan “Anak Negeri Yang Peduli Pengembangan Kepribadian Berkualitas”

share on:
Komisioner KPU Yalimo ketika menunjukan piagam penghargaan yang diterima dari Yayasan Pendukung Karier dan Prestasi (YPKP). Jubi/Islami
Komisioner KPU Yalimo ketika menunjukan piagam penghargaan yang diterima dari Yayasan Pendukung Karier dan Prestasi (YPKP). Jubi/Islami

Wamena, Jubi – Di tengah-tengah persiapan untuk pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Yalimo pada tahun 2015, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendapatkan penghargaan “Anak Negeri Yang Peduli Pengembangan Kepribadian Yang Berkualitas” dari Yayasan Pendukung Karier dan Prestasi (YPKP) di Jakarta.

Penghargaan itu sendiri diberikan kepada KPU Yalimo pada 20 Maret 2015 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), namun karena undangan untuk menghadiri penerimaan penghargaan tersebut terlambat tiba di Wamena, sehingga komisioner KPU Yalimo tidak ada yang menghadiri dan piagam serta piala penghargaan dikirim ke Sekretariat Yalimo.

Ketua KPU Yalimo, Yanes Alitnoe kepada wartawan di sekretariat KPU Yalimo di Wamena, Selasa (2/6/2015) menjelaskan, penilai yang dilakukan Yayasan Pendukung Karier dan Prestasi (YPKP) merupakan penilaian sendiri baik itu pengamatan secara langsung maupun tidak langsung, serta adanya tanggapan atau masukan dari masyarakat maupun media massa.

Berkaitan dengan laporan tersebut, YPKP memberikan penghargaan kepada KPU Yalimo,” kata Yanes Alitnoe.

Ada pun beberapa kriteria yang dilakukan penilaian menurut Alitnoe diantaranya, pada saat proses pelaksanaan atau penyelenggaraan pemilihan legislatif dan Pilpres tahun 2014, Kabupaten Yalimo merupakan salah satu kabupaten yang baru dimekarkan di dalam proses pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2014.

Di mana, dalam tahapannya KPU Yalimo melaksanakan program yang dibuat sesuai dengan KPU RI, sekalipun sebagai kabupaten baru banyak tantangan dalam hal ini letak geografis jangkauan, tetapi KPU Yalimo menjalankan sesuai dengan tahapan atau jadwal yang dibuat dengan KPU RI.

Pendistribusian logistik pun tidak ada kendala dan kami berusaha melakukan itu sesuai dengan asas pendistribusian logistik, diantaranya tepat waktu dan tepat sasaran dan tidak terjadi pertukaran logistik, sedangkan di pegunungan tengah ini banyak yang terjadi kendala terkait dengan pendistrbusian logistik maupun tahapan pelaksanaan,” katanya.

Kedua, dalam rangka pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2014, KPU Yalimo tidak menerapkan sistem noken, ini merupakan salah satu penilaian yang dilakukan LSM YPKP.

Alasannya KPU tidak menerapkan sistem noken, karena KPU menilai penerapan sistem noken merupakan bagian dari pada pembodohan pendidikan politik dan pelanggaran HAM yang diterapkan secara sistematis dari tahun ke tahun, sehingga kami tidak menerapkan.

Ini salah satu langkah kemajuan bagian dari pada demokrasi Papua dan khususnya di pegunungan tengah, lebih khusus lagi di Kabupaten Yalimo. Jadi, ini salah satu kemajuan yang mereka lihat,” ujarnya.

Ketiga, kinerja KPU Yalimo bahwa hasil proses dan tahapan pemilihan legislatif yang dilakukan, anggota DPRD yang terpilih itu pas dilantik masa jabatan berakhirnya periode 2009-2014 tanggal 5 Desember 2014 dan tanggal yang sama juga periode baru 2014-2019 langsung dilantik, sehingga tidak terjadi kekosongan.

Itu juga beberapa kriteria penilaian yang diberikan oleh YPKP, maka mereka kembali memberikan suatu penghargaan ditengah-tengah tahapan dan proses Pilkada Yalimo di tahun 2015 ini,” jelasnya.

Alitnoe juga beranggapan, hal ini secara tidak langsung yayasan tersebut mengingatkan kepada KPU Yalimo agar kinerja dari proses Pilkada ini juga harus dijalankan dengan baik.

Semua ini juga tidak terlepas dari peran serta masyarakat di Kabupaten Yalimo, di mana turut serta menjalankan pelaksanaan Pileg dan Pilpres di 2014 lalu berjalan dengan baik, aman dan lancar, serta dukungan dari PPD maupun PPS juga menjadikan semua tahapan berjalan lancar,” tegas Alitnoe. (Islami)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KPU Yalimo Terima Penghargaan “Anak Negeri Yang Peduli Pengembangan Kepribadian Berkualitas”