Disperindag Papua Jamin Stok Sembako Aman Hingga Dua Bulan Kedepan

share on:
Stok Beras Yang Ditujukkan Pedagang di Salah Satu Pasar Kota Jayapura - Dok Jubi
Stok Beras Yang Ditujukkan Pedagang di Salah Satu Pasar Kota Jayapura – Dok Jubi

Jayapura, Jubi – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua, menjamin ketersediaan stok Sembian Bahan Pokok (Sembako) aman hingga dua bulan kedepan. Hal ini dipastikan setelah tim dari dinas tersebut turun langsung ke sejumlah pasar dan distributor.

“Kami sudah menurunkan tim ke kesejumlah pasar dan distributor di Jayapura, untuk mengecek stok maupun harga,” kata Pelaksana Tugas Kepala Disperindag Propinsi Papua, Elsye Pekade kepada wartawan, di Jayapura, Kamis (4/6/2015).

Mengenai harga, ujar dia, biasanya menjelang puasa dan hari raya sejumlah kebutuhan pasti mengalami kenaikan, namun sejauh ini harga harga masih relatif stabil.

“Soal ini, Disperindag Papua bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan di pasar maupun distributor,” ucapnya.

Dalam menghadapi puasa dan hari raya Idul Fitri 2015, kata Elsye pihaknya sudah dipanggil Kementerian Perdagangan. Dimana Disperindag diminta untuk melaporkan ketersediaan Sembako di Wilayah Papua.

“Kita sudah laporkan kepada Menteri Perdagangan, stok untuk Papua aman selama dua bulan kedepan, soal harga juga masih stabil belum banyak terjadi kenaikan, tetapi kita akan pantau secara terus menerus,” kata Elsye.

Saat ditanya apakah akan ada sidak, ia mengaku, kemungkinan satu minggu sebelum hari raya Idul Fitri, Disperindag bersama Gubernur atau Sekda akan lakukan pemantauan langsung ke pasar dan supermarket yang ada di kota Jayapura dan sekitarnya.

“Sidak pasti akan ada, hal ini dilakukan guna memastikan ketersediaan dan perkembangan harga di pasaran jelang puasa dan hari raya Idul Fitri,” jelasnya.

Secara terpisah. Kepala Bidang Distribusi Badan Pusat Statistik Papua, Adriana Robaha mengatakan jelang puasa, peningkatan harga yang paling kelihatatan dari sisi udara, dimana tiket pesawat sudah mulai mengalami pergerakan harga.

“Kalau transportasi sudah pasti, kecuali ada campur tangan pemerintah untuk menekan laju, tetapi kalau tidak sudah pasti akan mengali peningkatan,” kata Adriana.

Sedangkan untuk Sembako belum terlalu nampak, paling yang mengalami kenaikan harga adalah komoditi cabai. Dimana secara nasional memang mengalami pergerakan, hal yang sama juga terjadi pada bawang merah.

Sementara gula pasir belum nampak, kemungkinan bulan ini akan bergerak naik. Namun secara nasional cabai dan bawang merah yang naik secara keseluruhan.

“Kenaikan harga dipengaruhi oleh impor, sehingga harus dibatasi. Bawang merah itu di datangkan dari Thailand,” ucapnya. (Alexander Loen)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Disperindag Papua Jamin Stok Sembako Aman Hingga Dua Bulan Kedepan