Pemkab Jayawijaya Akan Pulangkan 105 PSK yang Terjaring Razia

share on:
Pengaharahan Wakil Bupati Jayawijaya beserta Kapolres kepada para PSK yang akan dipulangkan ke daerah masing-masing. Jubi/Islami
Pengaharahan Wakil Bupati Jayawijaya beserta Kapolres kepada para PSK yang akan dipulangkan ke daerah masing-masing. Jubi/Islami

Wamena, Jubi – Usai terjaring dalam operasi razia Polres Jayawijaya pada Kamis (4/6/2015) malam, pemerintah daerah Jayawijaya mengambil sikap akan memulangkan 105 pekerja seks komersial ke tempat asal mereka masing-masing.

Wakil Bupati Jayawijaya, Jhon Ricard Banua mengatakan, hal semacam ini sudah lama diharapkan pemerintah kepada aparat keamanan dalam hal ini pihak kepolisian, untuk mengungkap perbuatan prostitusi di Kabupaten Jayawijaya.

“Dengan dirazianya para pekerja ini, setelah di data oleh Satpol PP kita akan langsung pulangkan mereka besok (Sabtu,red) ke daerah mereka masing-masing dan semua biaya ditanggung pemerintah,” ujar Wakil Bupati Jayawijaya, Jhon Ricard Banua kepada wartawan usai memberikan pembimbingan kepada seluruh PSK yang terjaring, di Batesda Wamena, Jumat (5/6/2015).

Wakil Bupati mengungkapkan, pemerintah daerah dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja juga kepolisian akan terus melakukan razia prostitusi. Pasalnya, warung-warung yang dijadikan tempat prostitusi ada yang tidak memiliki izin dengan kata lain dibangun sendiri, bahkan ada juga yang memiliki izin namun disalahgunakan.

Ia meminta kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mencabut izin-izin yang telah diberi terhadap warung-warung makan yang menyalahgunakan izin dari pemerintah.

“Karena kita sudah mendapat masukan-masukan dari tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh masyarakat Jayawijaya, jadi kita akan kembalikan semua hal-hal yang dilarang di Kabupaten Jayawijaya ini. Pemerintah akan ambil alih untuk memulangkan mereka, sehingga mereka tidak lagi berasalan tidak punya uang kalau pulang,” tegas Jhon Banua.

Disisi lain Kapolres Jayawijaya, AKBP Semmy Ronny Thabaa mengungkapkan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam hal ini Kasat Pol PP beserta personilnya juga tokoh gereja untuk terus menertibkan kegiatan yang sama di kemudian hari.

“Harapan kita hal ini tidak menjadi akar persoalan dari konflik-konflik yang terjadi di Kabupaten Jayawijaya ini. Ke depanya, setelah dipulangkan, pengawasan akan semakin diperketat khususnya
di Bandara Wamena terhadap orang-orang baru yang hendak masuk ke Jayawijaya.

Sedangkan untuk para mucikari yang telah di data, kapolres menjelaskan bahwa seluruhnya akan tetap diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu Wakil Ketua I DPRD Jayawijaya, Matias Tabuni memberikan apresiasi atas langkah yang diambil pihak Polres Jayawijaya menggelar razia, juga pemerintah daerah yang mengambil inisiatif untuk memulangkan seluruh PSK tersebut.

“Kalau kembali ke Wamena lagi, kami harap masyarakat juga harus wajib lapor ke kepolisian dan pemerintah daerah bahkan DPRD, kalau ada lagi kegiatan PSK di Jayawijaya ini,” tegas Matias Tabuni. (Islami)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemkab Jayawijaya Akan Pulangkan 105 PSK yang Terjaring Razia