Apa Kata Mereka tentang Fenomena Batu Akik di Papua

share on:
Penjual Batu Akik di Sentani - Jubi / Engelberth Wally
Penjual Batu Akik di Sentani – Jubi / Engelberth Wally

Jayapura, Jubi – Pedagang, supir, pegawai bahkan pejabat yang dulunya malu menggunakan cincin kawin sudah berubah dengan cincin dengan satu mata batu akik yang di pasang pada ring cincin mereka.

Batu akik belakangan ini makin trend di tengah masyarakat umum di Papua dan secara kusus di Kabupaten Jayapura. “Demam” batu akik yang konon berasal dari bongkahan batu tertentu yang kemudian disulap menjadi mata cincin, bukan hanya ceritera pinggiran jalan saja, tetapi sudah menjadi cerita umum.

Sebagian masyarakat mungkin tidak percaya kalau sebuah mata cincin bisa dihargai hingga puluhan juta rupiah itu ternyata hanya dari satu bongkahan batu yang menurut kabar sang penjual batu akik diambil dari balik Gunung Cycloop, entah benar atau tidak, tapi mata cincin tersebut tak kalah jauh dengan hasil asahan dari batu-batu yang sudah populer dari luar pulau Papua. (Adm)

Lanjut baca Apa Kata Mereka tentang Fenomena Batu Akik di Papua

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Apa Kata Mereka tentang Fenomena Batu Akik di Papua