Masyarakat Kampung Doyo Lama Ingin Bentuk Kampung Baru

share on:
Aser Marweri (Kepala Kampung Doyo Lama) - Jubi / Engel Wally
Aser Marweri (Kepala Kampung Doyo Lama) – Jubi / Engel Wally

Sentani,Jubi – Sejumlah masyarakat di Kampung Doyo Lama Distrik Waibhu Kabupaten Jayapura ingin memisahkan diri dari Kampungnya dan ingin mendirikan Kampung lain di bawah Pemerintahan Kampung yang baru pula.

Hal ini tentunya tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa,Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Peratura menteri dalam negeri Nomor 28 Tahun 2006 Tentang pembentukan, penghapusan, penggabungan desa dan perubahan status desa menjadi kelurahan.

“Setiap kampung yang dimekarkan menjadi sebuah kampung baru sudah tentu melalui prosedur dan aturan serta syarat mutlak terjadinya kampung tersebut, tidak bisa langsung mau mendirikan sebuah kampung seenak dan semau kita sendiri,” jelas Kepala Kampung Doyo Lama Aser Marweri di Sentani, Rabu (10/6/2015).

Marweri mengaku ada sebagian warganya yang ingin mendirikan Kampung yang merasa berseberangan dengan sistem Pemerintahannya tanpa menyebutkan sebab – sebab warganya ingin memisahkan diri dari Kampung yang dipimpinnya.

“ Kalau memang tidak mau mengikuti aturan yang telah ditetapkan maka silahkan saja untuk memisahkan diri. Namun yang perlu diperhatikan disini adalah sistem pemerintahan baik dari sisi Pemerintah Daerah, Adat, juga struktur dalam tatanan masyarakat, selain itu juga jumalh penduduk, areal tempat dimana Kampung itu berdiri dan yang pasti bukan didalam kampung Doyo Lama” tegasnya.

Ditempat terpisah Yordan Yapo mengaku kaget kalau ada masyarakat yang ingin memisahkan diri dan hendak membuat Kampung yang baru.
“ Mau bangun kampung di mana?, siapa masyarakatnya. Kepala Kampung yang kita pilih saat ini adalah hasil dari suara – suara kita yang secara demokrasi kita telah memilih dia, kenapa mau memisahkan diri lagi,” ungkapnya. (engel Wally)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Masyarakat Kampung Doyo Lama Ingin Bentuk Kampung Baru