Ketua DPRP: Jangan ada Pengelompokan antar Masyarakat di Papua

share on:
Ketua DPR Papua, Yunus Wonda - Jubi/Arjuna
Ketua DPR Papua, Yunus Wonda – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Pihak DPR Papua meminta semua elemen masyarakat yang ada di Papua, agar tak menciptakan pengelompokan dalam bermasyarakat. 

“Mulai kini jangan lagi ada istilah gunung, pesisir,  pendatang dan lain sebagainya. Semua orang yang hidup di atas tanah Papua adalah ciptaan Tuhan yang harus dilindungi. Kita semua keluarga, dan bersaudara di atas tanah ini. Tidak ada perbedaan – perbedaan. Hal itu hanya akan dipakai oleh pihak tak bertangggungjawab menciptakan kondisi tak kondusif,” kata Ketua DPR Papua, Yunus Wonda, Kamis (11/6/2015).

Menurutnya, DPR Papua menyeruhkan kepada seluruh masyarakat yang ada di Papua, agar menghilangkan perbedaan, dan pengkotak – kotakan di masyarakat.

“Semua orang yang hidup di atas tanah ini punya hak yang sama untuk menikmati pembangunan yang ada. Kini bagaimana semua lapisan masyarakat menjaga kebersamaan dan kekeluargaan, agar tercipta suasana aman dan nyaman dalam bermasyarakat,” ucapnya.

Katanya, DPR Papua sangat tak setuju adanya pengkotak – kotakan di masyarakat Papua. Menurutnya, selama ini pihak parlemen berusaha menghilangkan image itu agar masyarakat Papua bisa hidup berdampingan satu sama lain.

“Jika antar sesama orang Papua bisa hidup rukun dan damai, hal itu juga bisa dilakukan terhadap saudara – saudara non Papua. Akan lebih terasa damai jika semua yang ada di tanah ini hidup rukun,” katanya. (Arjuna Pademme)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Ketua DPRP: Jangan ada Pengelompokan antar Masyarakat di Papua