Mencuri Aset Istana Kepresidenan, Mantan Presiden Wilayah Polinesia Prancis Terancam Tujuh Tahun Penjara

share on:
Presiden wilayah teritorial Perancis Polinesia, Marcel Tuihani. Foto: AFP
Presiden wilayah teritorial Perancis Polinesia, Marcel Tuihani. Foto: AFP

Jayapura, Jubi – Jaksa di Polinesia Perancis menjatuhkan tuduhan terhadap Presiden wilayah itu, Marcel Tuihani, sehubungan dengan dugaan pencurian barang berharga buatan Cina yang menjadi aset di istana kepresidenan oleh mantan presiden yang dipermalukan, Gaston Flosse.

Stasiun radio di Tahiti melaporkan, jaksa mengangkat kasus yang melawan Flosse dan rekannya, Pascal Haiti, dan ingin mereka diadili di pengadilan pidana.

Tahun lalu, Gaston Flosse dan Pascal Haiti didakwa karena mengambil barang berharga Cina dan barang berharga lainnya yang terbuat dari perak dari istana presiden setelah Gaston Flosse kehilangan jabatannya.

Sementara itu, juga ditemukan banyak peralatan di rumah pribadi Gaston Flosse. Beberapa dari barang pecahbela berharga tersebut, diduga dibawa ke kantor presiden saat ini. Gaston Flosse mengatakan, dirinnya menggunakan uangnya sendiri untuk membayar barang berharga dari Cina tersebut, yang disebutkan bernilai sekitar 70.000 dolar AS.

Pasangan ini berisiko dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara dan denda $ 130.000. (Yuliana Lantipo)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Mencuri Aset Istana Kepresidenan, Mantan Presiden Wilayah Polinesia Prancis Terancam Tujuh Tahun Penjara