Anak Adat Resah, Peredaran Ganja Marak di Pegubin

share on:
Hengky Bidana (Jubi/Mawel)
Hengky Bidana (Jubi/Mawel)

Jayapura, Jubi – Peredaran hingga konsumsi ganja sangat marak terjadi di Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin). Letak Kabupaten Pegubin yang berada di perbatasan RI-PNG memudahkan Ganja beredar di kabupaten tersebut.

“Konsumen lebih banyak anak sekolah SD, SMP dan SMA, pun ada. Kami sangat khawatir dengan kondisi ini,” kata ketua Komunitas Adat Apiwol, Hengky Bidana, kepada Jubi melalui telepon selulernya dari Pegunungan Bintang, Senin (15/6/2015).

Hengky Bidana memperkirakan masa depan anak-anak Pegunungan Bintang akan hancur pada 10 hingga 20 tahun ke depan jika masalah peredaran ganja tidak diselesaikan saat ini. “Kalau tidak bisa mengurus diri sendiri, bagaimana mau urus daerah ini nanti” ujarnya.

Pria pemilik tanah adat ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang, Oksibil itu mengatakan, peredaran ganja di Pegunungan Bintang melalui wilayah Perbatasan RI dengan Papua Nugini. Warga di sekitar perbatasan menanam ganja dan terlibat dalam bisnis ganja lantaran pendapatan yang diperoleh dari bisnis itu sangat menjanjikan.

Ia menyarankan kepada pemerintah, jika ingin menyelesaikan permasalahan ini, Kepolisian Republik Indonesia harus bekerja sama dengan kepolisian PNG. “Ada kerja baru bisa mengatasi. Kalau tidak, sangat sulit. Saat ini, polisi di Pegunungan Bintang sulit mengtasi persoalan ini. Mereka bisa menangkap pengguna tetapi tidak bisa menangkap bandarnya,” jelasnya.

Bidana menduga, ganja yang beredar di kabupaten itu, juga diselundupkan sampai ke Jayapura. Peyelundupan sangat mungkin dilakukan karena tidak ada pengawasan penerbangan dari pegunungan Bintang hingga ke Jayapura. Polisi ketat memeriksa pesawat dari Jayapura tetapi tidak periksa dari Pegunungan Bintang.

Beberapa waktu lalu, Pastor James Kosay kepada Jubi mengatakan ada sejumlah anak muda terlibat dalam bisnis haram itu. Anak-anak muda ini datang dari distrik perbatasan PNG dan menjual ganja kepada sejumlah oknum. Oknum aparat diduga terlibat dalam bisnis ini.

“Saya tanya kamu mau bawa ke mana. Mereka bilang jual,” ungkap pastor saat itu. (Mawel Benny)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Anak Adat Resah, Peredaran Ganja Marak di Pegubin