Sembilan Kampung Lokal di Distrik Tabonji Buka 125 Hektar Sawah

share on:
Kepala Distrik Tabonji, Wilhelmus Harbelubun. JUbi/Frans L Kobun
Kepala Distrik Tabonji, Wilhelmus Harbelubun. JUbi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi – Sebanyak sembilan kampung lokal di Distrik Tabonji yang didiami oleh orang asli Papua, membuka lahan pertanian seluas 125 hektar untuk pengembangan tanaman padi. Secara umum, hasil panen mereka pada 2015, sangat menggembirakan jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Demikian disampaikan Kepala Distrik Tabonji, Wilhelmus Harbelubun saat ditemui Jubi Jumat (19/6/2015). Dikatakan, Kampung Tabonji, 60 hektar, Suam 25 hektar, Konjombando 10 hektar, Iromoro 10 hektar, Yerahan 10 hektar, Bamol Satu 5 hektar, Bamol Dua 5 hektar serta Yamuka 5 hektar.

Secara umum, demikian Wilhelmus, tanah di kampung-kampung di Distrik Tabonji sangat subur untuk pengembangan tanaman padi. Sehingga masyarakat setempat, merasa termotivasi untuk bekerja. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka bergotongroyong membuka lahan di setiap kampung.

Selain tanah yang subur, demikian Wilhelmus, juga dukungan peralatan yang diberikan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Merauke sangat menunjang. Misalnya traktor tangan hingga sampai kepada mesin penggilingan padi.

Ditambahkan, meskipun petugas penyuluh pertanian (PPL) tidak berada di tempat tugas, namun telah ada warga setempat yang dilatih khusus untuk bagaimana melakukan pendampingan terhadap petani mulai dari pembukaan lahan, penanaman hingga proses panen padi.

Kepala Kampung Suam Dua, Christian Cabui menambahkan, selain padi yang ditanam masyarakat setempat, juga dikembangkan umbi-umbian maupun sagu. Karena sudah merupakan tradisi yang dikembangkan dari tahun ke tahun. (Frans L Kobun)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Sembilan Kampung Lokal di Distrik Tabonji Buka 125 Hektar Sawah