Abon dan Tahu Tuna Pacitan Diekspor Sampai Papua

share on:

Pacitan – Jubi/Antara, Kabupaten Pacitan Jawa Timur dikenal memiliki garis pantai yang sangat panjang, yakni 71 kilometer. Karena letaknya di wilayah pantai selatan Pulau Jawa itu, ikan di Pacitan melimpah.

Daerah yang terkenal dengan produk batu akiknya itu memiliki hasil tangkapan ikan yang melimpah, khususnya tuna. Banyaknya ikan tuna yang ukurannya menyerupai bayi manusia itu kemudian dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai produk penganan.

Produk turunan ikan tuna yang kini terkenal adalah abon dan tahu tuna. Produk tahu milik Pak Ran (Sukiran) sudah merambah ke berbagai pulau di luar Jawa.

“Tahu tuna asal Pacitan sudah dikirim ke Sumatra, Kalimantan, dan Papua,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Pacitan, Wasi Prayitno.

Ia mengemukakan tahu tuna adalah makanan bergizi karena daging ikan tuna mengandung omega 3 yang sangat bagus untuk tubuh.

Salah satu pelaku usaha yang memproduksi tahu tuna dan abon tuna adalah Marsiah bersama suaminya Budiono di Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Kota, Kabupaten Pacitan.

“Awalnya kami membuat abon tuna yang kemudian dikemas dalam plastik dan dijual ke pengunjung objek wisata Pantai Teleng. Ternyata laku dan kami terus meningkatkan jumlah produksi,” kata Marsiah, perempuan asal Wonosobo, Jawa Tengah, ini.

Kini, tahu dan abon produksinya sudah banyak dikirim ke luar daerah, termasuk ke Sumatra, Kalimantan, Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta.

Kini ia juga memproduksi nugget, pangsit, dan pentol bakso berbahan ikan tuna yang juga dikirim hinga ke luar Jawa. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Abon dan Tahu Tuna Pacitan Diekspor Sampai Papua