Papua Siap Bantu Percepatan Pembangunan PLBN Skouw

share on:
Staf Ahli Tata Ruang dan Wilayah Perbatasan Sekretariat Kabinet RI, Yuli Harsono Berbincang Dengan Asisten I Papua, Doren Wakerkwa - Jubi/Alex
Staf Ahli Tata Ruang dan Wilayah Perbatasan Sekretariat Kabinet RI, Yuli Harsono Berbincang Dengan Asisten I Papua, Doren Wakerkwa – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Staf Ahli Tata Ruang dan Wilayah Perbatasan Sekretariat Kabinet RI, Yuli Harsono mengatakan Pemerintah Provinsi Papua dan Kota Jayapura sudah siap membantu percepatan pembangunan Pos Lintas Batas Nasional (PLBN) terpadu di Skouw.

“Pada intinya dari pertemuan ini, baik provinsi maupun kota sudah siap dalam mendukung percepatan Pembangunan PLBN terpadu Skouw. Kesiapan Papua adalah lahan siap bangun, kemudian juga siap untuk pengalihan asset barang milik Negara,” kata Yuli Harsono kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Asisten I bidang Pemerintahan Papua, Doren Wakerkwa, di Jayapura, Kamis (25/6/2015).

Ia jelaskan, di dalam Inpres No. 6 tahun 2015 ada tujuh yang diminta dalam percepatan pembangunan. Salah satunya adalah PLBN di Kampung Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

“Seperti kita ketahui, Inpres itu dikeluarkan pada 28 April oleh Presiden Joko Widodo yang pada intinya dalam rangka percepatan pembangunan Pos Lintas Batas Negara terpadu,” ucapnya.

Setelah mendapat jawaban dari Pemerintah Provinsi Papua, ujar Harsono, dalam waktu dekat pihaknya akan bangun. Untuk itu, dalam waktu dekat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan datang ke Papua.

“Kementerian PU dan Perumahan Rakyat yang diminta dalam Inpres dalam hal infrastruktur untuk membuat masterplannya. Termasuk untuk perumahan bea cukai, karantina hewan, tumbuhan dan segala macam,” katanya.

Sementara itu, Asisten I bidang Pemerintahan Papua, Doren Wakerkwa mengatakan pemerintah provinsi bersama pemerintah kota telah siap membantu program pemerintah pusat yang tertuang dalam Inpres No. 6 tahun 2015 tentang Percepatan pembangunan Pos Lintas Batas Negara terutama di Papua.

“Ketersediaan lahan pembangunan pos lintas batas negara di Skouw sudah siap. Pemerintah Provinsi Papua bekerjasama dengan Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura. Pos-pos yang akan dibangun sudah siap, lokasinya sudah siap. Tinggal kami menunggu pemerintah pusat,” kata Doren Wakerkwa.

Saat ditanya soal hak ulayat, Wakerkwa tegaskan ini bukan masalah kedua negara. Namun ini merupakan masalah adat kedua negara.

“Kami minta dengan tegas kepada pemerintah pusat adalah membangun pos lintas batas negara. Pemerintah RI harus membangun PLBN ini sebagai batas kedua negara. Harus kita pertegaskan sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ucapnya. (Alexander Loen)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Papua Siap Bantu Percepatan Pembangunan PLBN Skouw