Susi Air Stop Penerbangan Perintis di Pekanbaru

share on:

Pekanbaru, Jubi/Antara – Maskapai penerbangan jenis sewa milik Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Susi Air, menghentikan operasi penerbangan melayani rute perintis di Riau dan Kepulauan Riau dari Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru karena perbaikan pesawat.

“Armada pesawat yang dioperasikan Susi Air di Pekanbaru itu terbatas. Jadi ketika ada ‘trouble’, mereka tidak melayani penerbangan perintis,” kata Wendy Yolanda Pasaribu, perwakilan perusahaan travel yang selalu mangkal di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru, Rabu (1/7/2015).

Dia mengatakan maskapai penerbangan Indonesia yang dioperasikan oleh PT ASI Pujiastuti Aviation tersebut sudah tidak melayani penerbangan perintis selama hampir tiga pekan.

Awal tahu ini, Susi Air kembali ditunjuk Kementerian Perhubungan untuk melayani penerbangan perintis seperti rute Pekanbaru-Dabo Singkep pergi pulang (pp) 3 kali dalam sepekan dan rute Pekanbaru-Tanjung Balai Karimun sebanyak 2 kali dalam sepekan.

Rute Pekanbaru-Tembilahan pp sekali dalam sepekan dengan harga tiket untuk ketiga rute perintis itu Rp 283.300 per orang dan bayi Rp 32.830 per orang, sedangkan rute Pekanbaru-Pasir Pangaraian pp satu kali dalam sepekan dengan harga Rp 318.500 per orang dan bayi Rp 36.050 per orang.

“Tarif penerbangan perintis ini disubsidi oleh pemerintah sehingga relatif terjangkau dengan menggunakan pesawat jenis Cessna Grand Caravan C208B kapasitas 16 orang penumpang,” katanya.

Arissyah (23), seorang warga Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, mengaku tidak menemukan saat mencari di loket tiket penerbangan perintis Susi Air, biasanya terletak di lantai dasar terminal Bandara Internasional SSK II Pekanbaru bersama maskapai lain.

Ia mengaku hanya diberi nomor telepon seluler maskapai tersebut oleh petugas yang berada di ‘cutomer service’ bandara. Ketika dirinya menghubungi nomor telepon seluler tersebut terdengar nada sedang sibuk dan beberapa saat kemudian tidak aktif.

“Padahal saya mau mudik Lebaran tahun ini menggunakan rute perintis Pekanbaru-Dabo Singkep, lalu dilanjutkan dengan tranpotasi laut. Tapi tidak direspon oleh pihak Susi Air, sehingga saya memutuskan naik Lion rute Pekanbaru-Batam,” kata mahasiswa salah satu universitas di Pekanbaru itu. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Susi Air Stop Penerbangan Perintis di Pekanbaru