Persifa Fakfak Ikut Piala Kemerdekaan

share on:
Suporter Persifa Fakfak di tribun Stadion Manahan Solo - pasoepati.net
Suporter Persifa Fakfak di tribun Stadion Manahan Solo – pasoepati.net

Jayapura, Jubi – Jumlah peserta turnamen yang akan dimulai pada 1 Agustus tersebut telah mencapai 20 klub. Dua klub Divisi Utama, Persifa Fakfak dan Martapura FC, menyatakan bergabung dengan 18 klub yang telah lebih dulu mendaftarkan diri.

“Saya cukup surprise. Karena ini melebihi target kami. Awalnya targetnya hanya 12 hingga 14 klub saja. ” ujar anggota Tim Transisi, Cheppy Wartono, di Hotel Royal Kuningan, Jumat (3/7/2015).
Cheppy, seperti dikutip CNN mengungkapkan ada empat klub Liga Super Indonesia (LSI) yang juga mengutarakan minat mereka untuk bergabung dengan Piala Kemerdekaan.

Dalam Workshop yang diselenggarakan Tim Transisi Kemenpora, Jumat (3/7/2015) 18 klub yang terdaftar sebagai anggota PSSI dari Divisi Utama dan Piala Kemerdekaan hadir. 18 klub ini telah menandatangani pakta integritas untuk Piala Kemerdekaan yang juga disebut kompetisi sepakbola versi tim transisi.
“Setelah workshop, dua klub lagi, yakni Persifa Fakfak dan Martapura FC mendaftar,” ungkap Cheppy.

Di lain pihak, peningkatan peserta kejuaraan yang digagas Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini membuat PSSI meradang.Tommy Welly, juru bicara PSSI mengatakan kompetisi ini menarik klub anggota PSSI tanpa melibatkan federasi sepakbola Indonesia yang dalah PSSI. Ketidakacuhan Kemenpora pada gugatan PSSI atas SK Menpora No. 10307 yang sedang bergulir di di PTUN Jakarta membuat situasi sepakbola d Indonesia semakin rumit.
“Saya yakin klub-klub (yang terlibat dalam piala kemerdekaan) tahu bahwa mereka bermain dalam sebuah turnamen, bukan di bawah federasi,” kata Tommy Welly kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (4/7/2015).

Pria yang biasa disebut Towel ini mengakui klub-klub anggota PSSI juga sudah tahu kalau piala kemerdekaan adalh produk SK Menpora. Inilah yang membuat PSSI meradang.

Lanjut Towel, dalam UU Sistem Keolahragaan Nasional, pengelolaan event olahraga nasional harus melibatkan organisasi induk olahraga. Dalam hal sepakbola, induknya adalah PSSI.
“Kan secara formal, SK Menpora itu sudah nonaktif sejak ada putusan sela PTUN tanggal 25 Mei lalu,” ujar Towel.

Kemenpora tak peduli pada reaksi PSSI ini. Imran Nahwrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga kepada wartawan di Jakarta menegaskan tak akan terusik dengan kemungkinan adanya keputusan PTUN sebelum kickoff Piala Kemerdekaan ini dilakukan.
“Itu hanya isu yang disebar pihak-pihak tertentu agar kami tak bisa menggelar turnamen,” kata Menpora.

Sementara Persipura, klub terbaik dalam persepakbolaan di Indonesia, jauh-jauh hari telah menegaskan tak akan terlibat dalam kompetisi atau turnamen yang digelar Kemenpora dan Tim Transisi.
“Selain dari kompetisi PSSI , Persipura tetap menolak tegas,” Ketua Umum Persipura, Benhur Tommy Mano kepada Jubi, beberapa waktu lalu.

Dalam klausul kontrak dengan pihak sponsor, lanjut Mano, Persipura hanya boleh mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan AFC Cup.
“Kami tim Persipura hanya ikut kompetisi yang diakui oleh PSSI dan FIFA. Kalau kami ikut turnamen tim transisi, terus kami disanksi oleh PSSI dan FIFA, bagaimana?” kata Tommy Mano.

Mano pun dengan tegas mengatakan, tidak takut ancaman Menpora, Imam Naharawi terkait tidak ikutnya Persipura dalam kompetisi yang digelar Kemenpora dan Tim Transisi.
“Menpora jangan ancam kami Persipura, karena kami tidak akan mundur selangkahpun apabila nantinya Kemenpora menjatuhkan sanksi,” kata Mano. (Victor Mambor)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Persifa Fakfak Ikut Piala Kemerdekaan