PM Vanuatu Terbitkan UU Kontrol Media, Media Vanuatu Bereaksi

share on:
Photo: Vanuatu Harian Pos
Photo: Vanuatu Harian Pos

Jayapura, Jubi – Koran harian Vanuatu telah bereaksi terhadap komentar Perdana Menteri tentang kemungkinan pemerintah Vanuatu meloloskan undang-undang baru untuk mengontrol dan mengendalikan media di negara tersebut.

Penerbit dari Vanuatu Daily Post, Marc Neil-Jones, mengatakan apabila undang-undang tersebut benar-benar diberlakukan, maka akan menyebabkan publikasi negatif bagi Perdana Menteri Vanuatu, Sato Kilman, karena membuat hukum yang membatasi pemberitaan media.

Marc Neil-Jones mengatakan Sato Kilman adalah perdana menteri pertama yang mengatakan bahwa dirinya sedang mempertimbangkan langkah penerbitan UU tentang pembatasan media selama pengalamannya dalam dunia jurnalis selama 20 tahun meliput berita dan politik di negara itu.

Direktur Daily Post Media, Dan McGarry, menyatakan akan mendorong pendekatan kepada pemerintah secara hati-hati untuk memberikan penjelasan tentang kebebasan berekspresi. Dia mengatakan, undang-undang tentang pencemaran nama baik negara sebenarnya sudah ada dan merupakan cara hukum yang dapat digunakan untuk menangani wartawan berkaitan materi penerbitan yang tidak adil, seimbang, dan akurat.

Sato Kilman telah memperingatkan terhadap pelaporan yang tidak bertanggung jawab dan dan apa yang disebutnya pembunuhan karakter oleh wartawan, serta komentar memfitnah pada beberapa situs media sosial.

Dia memperingatkan bahawa polisi Vanuatu diberikan wewenang untuk menyelidiki setiap serangan melalui pemberitaan media yang merusak pemerintahannya. (Yuliana Lantipo)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PM Vanuatu Terbitkan UU Kontrol Media, Media Vanuatu Bereaksi