Warga Yunani Tolak Syarat Dana Talangan Dalam Referendum

share on:
'No' supporters wave Greek flags as they celebrate in Syntagma square by the parliament in Athens, Greece July 5, 2015. Greeks voted overwhelmingly "No" on Sunday in a historic bailout referendum, partial results showed, defying warnings from across Europe that rejecting new austerity terms for fresh financial aid would set their country on a path out of the euro. REUTERS/Yannis Behrakis
‘No’ supporters wave Greek flags as they celebrate in Syntagma square by the parliament in Athens, Greece July 5, 2015. Greeks voted overwhelmingly “No” on Sunday in a historic bailout referendum, partial results showed, defying warnings from across Europe that rejecting new austerity terms for fresh financial aid would set their country on a path out of the euro. REUTERS/Yannis Behrakis

Athena, Jubi/Antara/Reuters – Warga Yunani memilih menolak persyaratan dana talangan dari kreditur internasional—yang akan digunakan untuk membayar utang-utang Athena—dalam referendum pada Minggu waktu setempat.

Hasil dari referendum tersebut menunjukkan bahwa 61 persen pemilih menolak tuntutan kreditur internasional yang meminta pemerintah Yunani untuk menaikkan pajak dan memotong dana pensiun.

Di lapangan Syntagma, Athena, beberapa ribu warga nampak membawa spanduk bertuliskan “tidak” dan meneriakkan slogan “mereka tidak akan pernah menang” saat hasil referendum mulai terlihat. Di sisi lain, sejumlah keluarga nampak menyelimuti diri dengan bendera Yunani sementara yang lainnya berdansa sambil menyalakan petasan.

“Pesan dari hasil referendum ini adalah bahwa kami tidak takut terhadap semua tekanan dari Eropa maupun dari dalam negeri,” kata seorang warga, Stathis Efthimiadis (47), yang sehari-harinya bekerja sebagai guru sekolah.

Sebagaimana layaknya warga lain yang memilih “tidak” dalam referendum, Efthimiadis tidak percaya terhadap pejabat Uni Eropa yang sepanjang pekan lalu terus mengingatkan bahwa hasil “tidak” akan membuat Yunani terlempar sebagai pengguna mata uang euro.

Alih-alih, dia masih percaya bahwa Perdana Menteri Alexis Tsipras akan kembali ke meja perundingan untuk mendapatkan dana talangan dengan syarat yang lebih dapat diterima.

“Pekan depan, pemerintah Yunani mempunyai kesempatan untuk menggunakan hasil referendum ini dalam perundingan yang didasarkan pada nilai-nilai demokrasi di Uni Eropa,” kata Konstantinos Petras (65), seorang pensiunan mekanik.

Sebelumnya pada 26 Juli lalu, Perdana Menteri Tsipras memutuskan untuk menggelar referendum setelah perundingan mengenai syarat dana talangan pembayaran hutang gagal menemui kata sepakat. Lalu pada Minggu malam setelah hasil referendum diketahui, dia mengatakan bahwa rakyat Yunani telah memberi mandat kuat baginya untuk mengupayakan “solusi yang layak” dengan Eropa. (*)

Editor :
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Warga Yunani Tolak Syarat Dana Talangan Dalam Referendum