Gugatan Bupati Sarmi Ditolak Hakim

share on:
Bupati Kabupaten Sarmi, Drs. Mesak Manibor (Jubi/Roberth Wanggai)
Bupati Kabupaten Sarmi, Drs. Mesak Manibor (Jubi/Roberth Wanggai)

Jakarta, Jubi/Antara – Hakim Riyadi Sunindyo menolak permohonan gugatan pra peradilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan oleh Bupati Sarmi, Papua Mesk Manibor karena prosedur penetapan tersangka, penyitaan, dan penahanan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung telah sesuai prosedur dan sah.

“Menolak seluruhnya, penetapan tersangka adalah sah, surat perintah penahanan sah, penyitaan yang dilakukan termohon adalah sah,” kata Hakim Riyadi saat membacakan putusan di ruang sidang PN Jaksel, Selasa.

Prosedur tersebut dianggap sah karena kejaksaan sebagai termohon telah melakukan penyidikan dengan menggelar pemeriksaan terhadap setidaknya 11 saksi. Selain itu, penyidik telah memperlihatkan dokumen yang menegaskan mereka telah menyita sejumlah alat bukti permulaan.

Penetapan Mesak juga didukung dengan hasil audit BPKP bahwa tersangka telah merugikan negara sekitar Rp4,6 miliar.

Selain itu, gugatan mengenai penyitaan dan penahanan aset Bupati Sarmi juga ditolak.
“Permohonan ditolak seluruhnya. Dengan demikian tidak perlu lagi mempertimbangkan sisa permohonan selebihnya,” kata hakim.

Tim kuasa hukum Mesak kecewa dengan penolakan tersebut, mereka tidak terima putusan Hakim Riyadi, oleh karena itu mereka akan menempuh upaya hukum lanjutan.

Sebelumnya pada Kamis (14/5) lalu, tim gabungan Kejaksaan Agung dan Polda Papua, sekitar pukul 02.30 WIT menangkap Bupati Sarmi Mesak Mandibor di kediamannya di Sarmi dan diterbangkan ke Jakarta.

Penangkapan Mesak Mandibor diduga terkait dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten (APBN) Sarmi Tahun 2012 sebesar Rp4,5 miliar.

Kejaksaan Agung yang menanggani kasus tersebut sudah menetapkan Bupati Sarmi sebagai tersangka sejak Oktober 2014. Dana sebesar Rp4,5 miliar tersebut diduga digunakan untuk membangun pagar dan merehab rumah pribadi Mesak di komplek perumahan Neidam, Kabupaten Sarmi.

Saat ini dia mendekam dalam tahanan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung RI. (*)

Editor : Victor Mambor
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Gugatan Bupati Sarmi Ditolak Hakim