Kejaksaan Selidiki Anggaran Reboisasi Hutan Kabupaten Wondama

share on:

Manokwari, Jubi/Antara – Kepala Kejaksaan Negeri Manokwari, Provinsi Papua Barat, Timbul Tamba mengatakan penyidik tindak pidana korupsi sedang melakukan penyelidikan terhadap anggaran reboisasi hutan Kabupaten Teluk Wondama tahun 2013.

“Kejaksaan menilai proyek reboisasi hutan tahun oleh Dinas Kehutanan Kabupaten Teluk Wondama tahun anggaran 2013 senilai Rp1,3 miliar tidak sesuai ketentuan serta diduga ada tindak pidana korupsi,” kata Kajari Timbul Tamba di Manokwari, Selasa (7/7/2015).

Dia mengatakan, penyidik tindak pidana korupsi Kejaksaan Negeri Manokwari sudah turun ke Kabupaten Teluk Wondama untuk mengumpulkan bukti-bukti serta meninjau kawasan reboisasi guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Selain itu, Kejaksaan Negeri Manokwari juga meminta pihak BPKP Perwakilan Provinsi Papua Barat untuk melakukan audit atau menghitung kerugian negara pada pelaksanaan proyek reboisasi hutan tahun 2013 itu.

“Kejaksaan masih menunggu hasil audit BPKP Perwakilan Provinsi Papua Barat apakah terdapat kerugian negara pada proyek reboisasi tersebut,” kata Kajari.

Ia menjelaskan, apabila nantinya BPKP Perwakilan Provinsi Papua Barat menyatakan terdapat kerugian negara makan kejaksaan memproses hukum oknum-oknum yang bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek reboisasi hutan itu.

“Sudah ada calon tersangka namun Kejaksaan masih menunggu hasil audit BPKP Perwakilan Provinsi Papua Barat untuk memastikan berapa besar kerugian negara pada reboisasi hutan tersebut,” ujarnya. (*)

Editor :
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kejaksaan Selidiki Anggaran Reboisasi Hutan Kabupaten Wondama