Jangan Pungut Biaya Sebelum Siswa Resmi Diterima

share on:
Roberth Djoenso,SH,MSi - Jubi / Engel Wally
Wakil Bupati Jayapura, Roberth Djoenso, – Jubi / Engel Wally

Sentani, Jubi – Wakil Bupati Jayapura menyayangkan pihak sekolah yang memungut biaya penerimaan siswa baru bagi siswa/siswi sebelum memastikan siswa resmi diterima sebagai siswa baru di sekolah tersebut.

Menurut Wakil Bupati Jayapura Roberth Djoenso, pungutan yang dibebankan kepada siswa, seharusnya dilakukan setelah siswa diterima, dan harus dibicarakan bersama pihak Komite Sekolah.

“Pihak sekolah jangan pungut biaya apabila tidak menjamin siswa tersebut diterima, hal ini tentu akan membuat masyarakat kecewa apabila anaknya sudah membayar biaya yang ditentukan oleh pihak sekolah namun anaknya tidak diterima,” jelas Wabub di Sentani, Rabu (8/7/2015).

Wabub Roberth berharap agar pihak sekolah harus mengikuti aturan yang telah dikeluarkan oleh Kemendiknas tentang pungutan biaya dan kuota siswa dalam satu sekolah.

“Aturan dari pusat sudah ada, jadi jangan bikin aturan sendiri – sendiri lagi, apalagi sampai menyusahkan masyarakat yang anaknya ingin melanjutkan pendidikan,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Jayapura Alpius Toam mengatakan, pihaknya sejak bulan Mei lalu telah menyurati dan membagikan selebaran yang isinya tentang jumlah kuota dan biaya yang dapat dipungut oleh sekolah.

“Tidak serta merta lalu pembiayaan semuanya dibebankan kepada siswa, budget sudah ditentukan, termasuk jumlah kuota yang harus ditampung dalam satu sekolah. Ada daftarnya dalam surat yang ditetapkan oleh kemendiknas, masa untuk raport siswa saja pihak sekolah bebankan kepada siswanya, itu tidak benar,” pungkasnya. (Engel Wally)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Jangan Pungut Biaya Sebelum Siswa Resmi Diterima