KPA Papua: Tak Benar ada Obat HIV/AIDS Selain ARV

share on:
Sekretaris KPA Papua, Constan Karma dan dr. Samuel Baso - Jubi/Arjuna
Sekretaris KPA Papua, Constan Karma dan dr. Samuel Baso – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Papua menanggapi adanya issu yang menyebut, kini pada beberapa wilayah di Papua ditemukan ada ramuan yang bisa menyembuhkan HIV dan AIDS. Katanya, informasi itu tak benar. Tak ada obat yang bisa melemahkan virus HIV dan AIDS selain  antiretroviral (ARV).

Sekretrais KPA Papua, Constan Karma mengatakan, publik perlu tahu, hingga kini belum ada ramuan di dunia kedokteran di seluruh dunia yang bisa membunuh virus HIV dan AIDS.

“Kalau ada obat, ramuan, atau apapun pasti akan dilaporkan. Sampai sekarang tak ada bukti, kalau ramuan, daun – daun, air, suplemen yang bisa menyembuhkan HIV dan AIDS,” kata Constan Karma, Kamis (9/7/2015).

Hal yang sama dikatakan dr. Samuel Baso, salah satu dokter RSUD Dok II Jayapura, yang biasa menangani penderita HIV dan AIDS. Katanya, ada tulisan – tulisan di internet menyebut di wilayah Selatan Papua, dikembangkan satu ramuan yang bisa membunuh virus HIV.

“Tulisan seperti ini sebenarnya bukan baru pertama kali. Sudah banyak sekali. Misalnya saja dulu buah merah. Untuk mendapat suatu obat butuh penelitian tiga fase, diambil zat aktifnya, dicari dosisnya, dan dicobakan kepada binatang, kemudian manusia. Sampai kini tidak ada,” kata Samuel Baso.

Menurutnya, ARV adalah obat yang membunuh perkembangan virus, tapi hingga kini tak bisa sampai nol, sehingga tak bisa dikatan sembuh, tapi sehat. Katanya, dengan adanya ARV, kini HIV bisa dikendalikan. Kematian rendah. Padahal lanjut dia, dulu sebelum ada ARV, kematian tinggi.

“ARV ini terbukti. Tak ada satu obat yang bisa menggantikan ARV. Ini bisa mengurangi virus, mencegah infeksi, dan mencegah penularan. Buktinya, ibu hamil positif, atau suaminya positif dikasi ARV, anaknya negatif. Keliru jika ada yang menyebut ada ramuan yang bisa mengganti ARV. Tidak ada bukti,” ucapnya. (Arjuna Pademme)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KPA Papua: Tak Benar ada Obat HIV/AIDS Selain ARV