Papua Miliki Kontribusi Besar Bagi Pembangunan Negara Lain

share on:
Gubernur Papua, Lukas Enembe - Jubi/Alex
Gubernur Papua, Lukas Enembe – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan Papua memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap upaya perwujudan pembangunan berkelanjutan bagi daerah maupun negara lain, terutama apabila dikaitkan dengan keberadaan hutan.

“Papua menjadi paru paru Indonesia, Asia bahkan dunia,” kata Lukas Enembe kepada wartawan, di Jayapura, Minggu (12/7/2015).

Menurut ia, dalam beberapa tahun terakhir, seluruh masyarakat sudah semakin merasakan dampak dari terjadinya perubahan iklim global. Kondisi ini diakibatka semakin meningkatkan emisi gas rumah kaca yang dimulai sejak terjadinya revolusi industri pada beberapa abad yang lalu hingga sekarang, yang pada gilirannya menimbulkan pemanasan global.

“Kondisi ini tentunya tidak akan kami biarkan. Disamping upaya upaya yang bersifat adaptasi, masyarakat juga harus melakukan upaya yang bersifat mitigasi bila tidak ingin musnah dari muka bumi ini,” ucapnya.

Ditambahkannya, dengan adanya Peraturan Daerah Provinsi Papua no 23 tahun 2013 tentang RTRW Provinsi Papua dituntut untuk mampu mengimplementasikan peraturan daerah tersebut peraturan daerah tersebut dengan baik.

Sebelumnya, Asisten III bidang Umum Papua, Rosina Upessy mengatakan provinsi Papua sebagai salah satu wilayah Indonesia dengan sumber daya alam terkaya, menghadapi dilema dalam memilih skenario pembangunan.
Konvensional di berbagai tempat terbukti telah menemui kegagalan di berbagai tempat.

“Kemampuan Papua untuk belajar dari kondisi tersebut akan menentukan apakah Papua akan mengulangi kegagalan pembangunan di tempat lain, atau memilih cara baru untuk mencapai masa depan yang berkelanjutan,” kata Rosina.

Ia tegaskan, pembangunan berkelanjutan di Papua ingin mencapai kualitas hidup yang tinggi bagi seluruh masyarakat Papua selama lamanya. Hal ini dilakukan dengan menjaga dan meningkatkan kualitas alam Papua.

“Kualitas alam Papua yang masih terjaga baik dan kearifan lokal budaya asli yang terikat dengan alam, adalah kunci utama untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan, sesuai amanat pasal 63 Undang undang nomor 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus,” katanya. (Alexander Loen)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Papua Miliki Kontribusi Besar Bagi Pembangunan Negara Lain