Gembong Narkotika “Chapo” Guzman Bobol Penjara Mexico

share on:

Almoyola de Juarez, Jubi/Antara/Reuters – Gembong narkotika terkenal kejam, Joaquin “el Chapo” Guzman, berhasil membobol keamanan tingkat tinggi dalam penjara Meksiko pada Sabtu malam waktu setempat untuk kedua kali.

Dia lolos dengan menggali terowongan 1,5 kilometer, yang berawal persis di bawah tempat tidurnya dan berakhir di rumah kosong di dekat kota sekitar, kata keterangan Komisi Keamanan Nasional Monte Alejandro Rubido pada Ahad waktu setempat.

Guzman sebelumnya lolos dari penjara dengan menyuap petugas pada 2001. Pada kesempakatan kedua itu, dia terakhir kali terlihat memasuki daerah pemandian pada pukul 20.52 waktu setempat dan kemudian menghilang.

Tokoh dalam daftar orang terkaya versi majalah “Forbes” itu sudah lolos saat penjaga memasuki kamar tidurnya di penjara Altiplano.

Di tempat pemandian dalam kamar Guzman, para petugas menemukan lubang selebar 50 X 50 cm sedalam sekitar 10 meter.

Lubang tersebut adalah mulut terowongan setinggi 1,7 meter dengan lebar 70-80 cm.

Para pekerja dalam penjara langsung ditahan untuk keperluan interogasi terkail lolosnya Guzman.

Di sisi lain, Presiden Enrique Pena Nieto langsung memperintahkan penyelidikan mengenai kemungkinan terlibatnya pejabat negara dalam peristiwa pembobolan penjara tersebut.

“Ini adalah penghinaan terhadap negara Meksiko, tapi saya yakin bahwa para penegak hukum dapat menangkap kembali pelaku kriminal ini,” kata Pena Nieto, yang saat ini berada di Paris, dalam pernyataan tertulis.

Guzman adalah salah satu pemimpin organisasi kriminal paling ditakuti di dunia, yaitu Kartel Sinaola. Kelompok tersebut menyelundupkan milyaran dolar kokain, ganja, dan methamphetamine ke Amerika Serikat dan sering bentrok dengan geng lainnya.

Lolosnya Guzman adalah tamparan yang besar bagi upaya Pena Nieto yang menjanjikan penegakan hukum di negara dengan tingkat kekerasan tinggi akibat perang narkoba tersebut. DI negara bagian tempat Guzman lolos, sudah 100.000 orang yang tewas akibat kekerasan kartel obat terlarang sejak 2007 lalu.

Amerika Serikat bahkan juga menaruh perhatian besar bagi lolosnya Guzman.

“Pemerintah Amerika Serikat siap bekerja sama dengan Meksiko untuk menyediakan bantuan apapun yang dapat mempercepat penangkapan kembali Guzman,” kata Jaksa Agung Amerika Serikat, Loretta Lynch.

Sementara itu di dalam rumah kosong tempat berujungnya terorwongan dari penjara Guzman, para petugas keamanan menemukan satu gerobak yang ditarik dengan sepeda motor–diduga digunakan untuk membuang tanah galian–dan juga peralatan pemompa udara ke dalam terowongan.

Pada satu dekade terakhir, para gang narkoba memang sering menggali terowongan di perbatasan Meksiko dan Amerika Serikat untuk menyelundupkan barang-barangnya.

Namun, menurut pakar, melakukan hal yang sama untuk menembus penjara dengan keamanan ketat adalah pekerjaan yang jauh lebih sulit.

Pada 2001, Guzman menyuap para penjaga untuk membantunya lolos dari penjara Puente Granda setelah sebelumnya ditangkap pada 1993. Setelah bebas selama 13 tahun, dia ditangkap pada Februari tahun lalu negara bagian Sinaloa. (*)

Editor : Victor Mambor
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Gembong Narkotika “Chapo” Guzman Bobol Penjara Mexico