Satgas Kesehatan Jalan Kaki Layani 12 Kampung

share on:

Jayapura, Jubi/Antara – Satuan tugas kesehatan kaki telanjang (Satgas Kijang) yang ditugaskan Dinas Kesehatan Provinsi Papua, di Distrik Angguruk, Kabupaten Yahukimo, Papua, melayani 12 kampung di daerah itu dengan berjalan kaki.

Kepala Dinas Kesehatan Papua drg Aloysius Giyai di Jayapura, Minggu, mengaku sedang menemui Satgas Kijang yang ditempatkan oleh pihaknya di Angguruk (7/7).

“Kami sudah berhasil mengunjungi 12 kampung yang ada di sekitar Distrik Angguruk dengan berjalan kaki, walaupun kebanyakan medan yang ditempuh cukup sulit,” kata Heri Sol, Ketua Satgas Kijang yang bertugas di Angguruk ketika bertatap muka dengan Kepala Dinas Kesehatan Papua drg Aloysius Giyai di Angguruk.

Dalam pertemuan dengan Kepala Dinas Kesehatan Papua, Heri mengatakan medan yang ditempuh cukup sulit dan ditempuh dengan berjalan kaki. Mereka berjalan kaki berkilo-kilo meter hanya untuk melayani kesehatan warga.

“Kadang kami jalan ke satu kampung itu membutuhkan waktu satu hari penuh, dengan jalan kaki, kami lelah dan capek, tapi selalu senang untuk menikmati perjalanan dengan cara foto atau mengabadikan perjalanan,” ujar Heri.

Heri Sol yang menekuni bidang kesehatan lingkungan ini mengatakan, tim yang dipimpinnya biasanya melakukan pelayanan kesehatan kepada warga pada Minggu, karena hari itu masyarakat berada di tempat atau di kampung sehingga mudah diajak untuk dilayani.

Dia mengatakan, pelayanan kesehatan yang diberikan sesuai dengan bidang yang ditekuni oleh masing-masing sebanyak tujuh orang.

Akma Dung yang juga anggota tim dan berprofesi sebagai Analis mengatakan, setiap berjalan kaki ke kampung-kampung yang ada, selalu ditemani oleh para bidan yang ada.

“Para bidan akrab sekali dengan kami, dan kami jalan sama-sama ke kampung-kampung untuk melayani masyarakat,” katanya.

Akma juga mengaku pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat sesuai dengan bidang yang ditekuni oleh masing-masing anggota. Di antaranya, sosialisasi perilaku hidup sehat, pemberian makanan bergizi, imunisasi dan menimbang bayi.

Menurut dia, mereka juga membantu para ibu melahirkan dan mengarahkan mereka (ibu hamil) untuk mengkonsumsi makanan bergizi. Selain itu, mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi makanan bergizi, masyarakat diajak untuk makan teratur dan selalu ada waktu untuk beristirahat.

Wilem Kafiar yang juga salah satu anggota tim menambahkan, ia dan rekan-rekannya juga sudah mengajak warga untuk membuat kebun gizi di beberapa kampung yang ada. Kebun itu ditanami beberapa jenis tanaman dan sayuran seperti sayur bayam, kol dan kangkung cabut. (*)

Editor :
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Satgas Kesehatan Jalan Kaki Layani 12 Kampung