Harga Sembako di Nabire, Masih Stabil

share on:
Komoditas Lokal yang dijual di Pasar Kalibobo, Kabupaten Nabire – Jubi/Munir
Komoditas Lokal yang dijual di Pasar Kalibobo, Kabupaten Nabire – Jubi/Munir

Jayapura, Jubi – Wellem Mandiwa, Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Nabire mengakui terjadi kenaikan harga beberapa komoditas Sembilan Bahan Pokok (Sembako) jelang Idul Fitri 1426 H. Namun kenaikan harga sembako tersebut menurut pihaknya tidak terlalu signifikan dan masih dalam kategori wajar.

“H-2 Idul Fitri berdasarkan pantauan Diskoperindag, harga beberapa jenis sembako terjadi kenaikan. Namun masih dalam tahap wajar, namanya juga pasar pasti ada kalanya harga naik kadang juga turun,” kata Wellem Mandiwa yang juga mantan Kepala Distrik Teluk Kimi kepada Jubi, Rabu (15/7/2015).

Lanjut ia, Diskoperindag bersama dinas lain yang terkait telah melakukan pemantauan dilapangan sejak awal puasa hingga sekarang. Dan pemantauan terhadap harga sembako selalu dilakukan hingga setelah selesai Idul Fitri nanti.

“Kenaikan sembako hanya sekitar empat  sampai lima persen. Dan itu masih dalam taraf yang wajar,” katanya.

Ketika ditanya soal rincian harga kenaikan pihaknya belum bisa memberikan rincian, karena data harga sembako masih belum dilaporkan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Nabire.

Sementara itu, Rafli salah seorang pedagang di Pasar Kalibobo, Kabupaten Nabire mengatakan memang terjadi kenaikan di beberapa komoditas sembako.

“Semua harga masih relatif stabil, justru malah ada penurunan dengan harga bawang merah. Harga bawang merah sebelumnya RP. 35.000 per kilo menjadi Rp. 30.000 per kilonya,” kata Rafli kepada Jubi, Rabu (17/7/2015). (Munir)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Harga Sembako di Nabire, Masih Stabil