BI Sulut : Penyerapan APBN 2015 Masih Minim

share on:

Manado, Jubi/Antara – Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Luctor E Tapiheru mengatakan penyerapan dana anggaran pendapatan belanja negera (APBN) daerah tersebut hingga Juni 2015 masih minim.

“Minimnya penyerapan APBN 2015 hingga JUni 2015 karena terbentur adanya perubahan nomenklatur kementerian dan lembaga,” kata Luctor di Manado, Kamis (23/7/2015).

Luctor mengatakan realisasi belanja pemerintah pusat sebesar 19,9 persen dan transfer ke daerah sebesar 44,9 persen, sementara pendapatan pajak sebesar 29,2 persen.

Dia mengatakan realisasi paling tinggi saat ini yakni belanja pegawai di Sulut sebesar 35,7 persen, sementara untuk belanja modal tercatat hanya sebesar 11,3 persen.

Sementara itu, katanya, kinerja anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) pada triwulan I tahun 2015juga masih rendah.

Namun, kata Luctor, pemerintah daerah (Pemda) optimis realisasi APBD di Sulut bisa mencapai 90 persen pada akhir tahun 2015.

“Hal ini dikarenakan proyek-proyek pemerintah yang mulai jalan pada triwulan III dan IV tahun 2015,” jelasnya.

Dia mengatakan, pemerintah harus segera merealisasikan proyek pemerintah, karena itu juga yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah lebih tinggi.

Karena,katanya, proyek yang dikelolah oleh swasta masih wait and see dengan kondisi ekonomi global yang masih lesu sampai saat ini. (*)

Editor : Victor Mambor
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  BI Sulut : Penyerapan APBN 2015 Masih Minim