Brossa, Oleh-oleh Baru Khas Papua

share on:
Brossa (Broniews Sagu Papua), oleh-oleh baru khas Papua yang berbahan dasar Sagu - Jubi/Munir
Brossa (Broniews Sagu Papua), oleh-oleh baru khas Papua yang berbahan dasar Sagu – Jubi/Munir

Jayapura, Jubi – Ada jajanan baru khas Papua, yang dipamerkan pada Pekan Kuliner Kota Jayapura, pada Rabu (9/9/2015). Jajanan baru khas Papua tersebut ialah Brossa (Brownies Sagu Papua). Bahan baku yang digunakan untuk membuatnya adalah sagu asli Papua.

“Kita membuat Brossa sudah hampir enam bulan terakhir ini. Untuk risetnya sendiri sudah satu tahun lalu. Ini merupakan kali pertama kami tampilkan langsung di pameran, guna memperkenalkan langsung kepada masyarakat agar lebih dikenal,” kata pengajar pembuatan Brossa, Indah Sri Wahyuni di Kota Jayapura.

Menurutnya usaha Brossa tersebut merupakan binaan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua. Eksperimen serta pembuatan Brossa selama ini masih dibiayai oleh Disperindag Provinsi Papua.

“Kita berharap Brossa ini jadikan ikon oleh-oleh khas Papua, karena dari bahan baku pembuatannya sangat asli Papua. Sagunya asli Papua, kemudian minyaknya juga kami beli dari minyak kelapa mama Papua, cuma coklatnya masih dari luar karena Papua belum punya produk coklat batangan,” ungkapnya.

Menurutnya Brossa tersebut bukan usaha milik perorangan tapi usaha seluruh masyarakat Papua. Artinya siapa saja yang ingin belajar cara membuat serta resep tersebut bisa langsung datang ke Disperindag Provinsi, guna diberikan pelatihan.

“Tinggal siapkan bahan serta alat-alatnya saja, nanti kami dari Disperindag yang datang memberitahukan cara pembuatan Brossa itu sendiri,” ungkapnya.

Selama ini proses penjualannya belum dilakukan secara massal. Masih sebatas pembelian oleh stakeholder untuk dijadikan oleh-oleh ke luar Papua.

“Masih terkendala ijinnya, saat ini kami masih mengurus ijinnya di dinas kesehatan, untuk diterbitkan Ijin Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT),” katanya.

Penyuluh Lapangan Industri, Disperindag Provinsi Papua, Eko Irianto Laksono, selaku penanggung jawab produk Brossa tersebut, menambahkan produksi Brossa masih terkendala bahan baku berupa sagu.

“Karena di Papua ini sagu belum diproduksi secara massal, selama ini kami masih bergantung pada sagu asli Kabupaten Jayapura yang telah dikemas dan dijual diberbagai swalayan di Kota Jayapura,” katanya. (Munir)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Brossa, Oleh-oleh Baru Khas Papua