Ini Jawaban LPSE terkait Catut Nama Wali Kota

share on:

Jayapura Jubi – Kepala Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Jayapura, Anwar Iksan, saat ditemui wartawan, di Kantor Walikota Jayapura, Jumat (31/7/2015), menjelaskan, bukan dirinya yang dimaksud Walikota atas pencatutan nama tersebut yang minta sejumlah uang kepada pengusaha untuk melakukan proses pelelangan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura. Menurutnya hal itu dilakukan oleh oknum calo.

“Yang kami ketahui ada 7 orang yang melakukan itu. Namun sudah dua orang yang kami selidiki dan menyiapkan alat bukti untuk melaporkan hal ini ke Kepolisian jika benar terbukti melakukan tindakan tersebut,” kata Anwar.

Meski demikian, Anwar enggan menyebutkan identitas kedua orang calo tersebut lantaran masih mengumpulkan alat bukti.

Menurut dia, calo-calo ini mengatasnamakan Walikota Jayapura, kemudian meminta sejumlah uang kepada pengusaha-pengusaha besar untuk memenangkan tender pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura.

Sebelumnya, dalam acara monitoring meja triwulan II-2015, Kamis (30/7/2015), Benhur Tommy Mano, Wali Kota Jayapura, mengingatkan kepada LPSE untuk tidak melakukan tindakan yang merugikan Wali Kota.

“Saya mendapat informasi dari sejumlah orang, LPSE meminta uang kepada sejumlah pengusaha mengatasnamakan Walikota. Ini tidak boleh terjadi, karena saya tidak pernah menyuruh melakukan tindakan seperti itu,” kata Wali Kota dengan nada geram. (Munir)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Ini Jawaban LPSE terkait Catut Nama Wali Kota