Waterpauw Diharapkan Menggunakan Pendekatan Humanis

share on:
Kapolda Papua, Brigadir Jenderal (Pol) Paulus Waterpauw - Jubi/Doc
Kapolda Papua, Brigadir Jenderal (Pol) Paulus Waterpauw – Jubi/Doc

Jayapura, Jubi – Dilantiknya Brigadir Jenderal (Pol) Paulus Waterpauw sebagai Kapolda Papua menggantikan Inspektur Jenderal (Pol) Yotje Mende menuai beragam tanggapan. Orang Papua pertama yang berpangkat jenderal kepolisian itu diharapkan bisa melakukan pendekatan humanis ketika menyelesaikan berbagai masalah di Papua.

Ketua Boy Markus Dawir Fans Club (BMDFC), Hendrik Yance Udam (HYU) mengatakan, ia berharap Brigjen Paulus Waterpauw dapat mengkaderkan putra/putri asli Papua untuk menduduki jabatan-jabatan strategis di lingkungan Polda Papua.

“Kami juga berharap, beliau mengedepankan pendekatan – pendekatan Humanis dalam menyelesaikan masalah yang terjadi di Papua, sehingga dapat meminimalisir konflik. Tidak mengunakan langkah – langkah represif untuk menyelesaikan persoalan di Papua,” kata HYU via pesan singkatnya kepada Jubi, akhir pekan lalu.

Menurutnya, insiden Tolikara lalu, merupakan cerminan bagi Polda Papua kedepan dalam menata Papua Bangkit, Mandiri & Sejahtera.

“Kami harapkan semua lapisan masyarakat dari berbagai lapisan yang ada di Papua, mendukung kebijakan – kebijakan strategis yang diambil oleh Kapolda Papua yang baru dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat di Papua,” ucapnya.

Sebelumnya, Koordinator hukum, HAM, politik, dan hubungan luar negeri DPR Papua, Laurenzus Kadepa mengatakan, ia berharap, Waterpauw bisa lebih baik dari para pendahulunya dalam memimpin kepolisian di Papua.

“Sebagai orang Papua yang akan memimpin kepolisian di Papua, Waterpauw harus komitmen menyelesaikan masalah – masalah di Papua. Baik yang dimasa lalu, maupun kini. Termasuk kasus Paniai, Yahukimo, Dogiyai, dan Tolikara,” kata Kadepa pekan lalu. (Arjuna Pademme)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Waterpauw Diharapkan Menggunakan Pendekatan Humanis