PNG Perangi Perdagangan Manusia

share on:
Perdana Menteri PNG, Peter O'Neill. Forum. Photo: RNZ
Perdana Menteri PNG, Peter O’Neill. Forum. Photo: RNZ

Jayapura, Jubi – Pemerintah Papua Nugini berencana menjalin kerjasama dengan mitra regionalnya untuk memerangi perdagangan manusia di negara tersebut.

Perdana Menteri Papua Nugini, Peter O’Neill, mengatakan pemerintahnya akan terlibat dengan mitra regionalnya untuk membangun jaringan yang lebih formal. Jaringan tersebut untuk melacak dan menahan kapal-kapal yang membawa manusia-manusia untuk diperdagangkan.

Peter O’Neill telah mengeluarkan pernyataan menyusul penahanan oleh otoritas PNG dalam hubungannya dengan Organisasi Internasional untuk Migrasi dari sebuah kapal nelayan asing yang membawa sedikitnya delapan korban perdagangan manusia, dengan paksaan seminggu yang lalu.

Laporan Radio New Zealand, Senin (3/8/2016) melaporkan, korban yang diselamatkan dari kapal tersebut berkebangsaan Kamboja dan Myanmar. Saat ini, mereka sedang ditampung di lokasi yang aman sampai ada perintah untuk memulangkan mereka.

Sementara itu, 19 kru lain di Blissful Reefer telah dibawa ke Port Moresby untuk diproses lebih lanjut.

O’Neill menyatakan geram dengan perdagangan manusia yang terjadi di Asia-Pasifik. Untuk itu, ia nyatakan komitmennya mendukung PNG untuk mengembangkan solusi regional untuk mengakhiri eksploitasi manusia.

O’Neill mengatakan, tantangan yang disajikan oleh kasus ini adalah untuk menemukan penyelenggara apa yang disebutnya “gangguan perdagangan dalam penderitaan manusia.” (Yuliana Lantipo)

Editor : Yuliana Lantipo
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PNG Perangi Perdagangan Manusia