Staf Manus Alkohol Dan Obat Diuji Setelah Kejadian

share on:
Pusat Penahanan Pulau Manus di PNG. Foto: EMTV
Pusat Penahanan Pulau Manus di PNG. Foto: EMTV

Jayapura, Jubi – Perdana Menteri Papua Nugini, Peter O’Neill mengatakan pemerintah masih belum mendapat gambaran yang jelas tentang insiden pemerkosaan yang dituduhkan pada Manus Regional Centre Processing, atau staf di pusat penahanan pengungsi yang dituduhkan melakukan kekerasan, beberapa waktu lalu.

Kendati demikian, Peter O’Neill mengatakan, pihaknya mengetahui bahwa alkohol memainkan bagian dalam peristiwa yang terjadi dalam insiden pada pertengahan Juli lalu.

Radio New Zealand, Kamis (6/8/2015) melaporkan, tiga penjaga keamanan yang bekerja untuk Transfield Services, yang dikontrak oleh pemerintah Australia untuk menjaga pusat penahanan itu, telah dituduh memperkosa seorang pekerja perempuan di pusat penahanan pengungsi dan pencari suaka.

Media setempat melaporkan, Polisi Manus terus melakukan penyelidikan terhadap tersangka atas peristiwa itu hingga saat ini.

Komandan Polisi Provinsi, Alex N’Drasal, mengatakan penyelidikan pertama telah terhambat dengan penghapusan cepat dari penjaga ekspatriat dari negara itu, dan kemudian pihak pusat penahanan yang kurang kooperatif untuk bekerja sama dengan polisi.

Perdana menteri telah memerintahkan untuk mengefektifkan larangan alkohol di pusat penahanan di Manus. Kemudian, pemeriksaan dan tes terhadap alkohol dan narkoba.

O’Neill mengatakan, insiden tersebut sedang diselidiki. Dan, ini bukan yang pertama kalinya mereka mendengar perilaku tidak pantas terjadi sebagai akibat dari konsumsi alkohol, dan itu harus dihentikan. Dia menunjukkan bahwa karena perusahaan yang bertanggung jawab atas kontrak pribadi yang belum disiplin, Chief Petugas Migrasi PNG akan memberlakukan kontrol ketat.

O’Neill mengatakan, setiap staf yang melanggar aturan dan ditemukan mengkonsumsi alkohol atau obat-obatan akan diberhentikan. Dia menambahkan bahwa pekerja asing di Manus dibayar sehingga dia yakin mereka bisa ada tanpa alkohol saat dikontrak kerja. (Yuliana Lantipo)

Tags:
Editor : Yuliana Lantipo
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Staf Manus Alkohol Dan Obat Diuji Setelah Kejadian