10 Fakta Ulat Sagu

share on:
Ulat sagu
Ulat sagu

Jayapura, (12/8/2015)—Sulit membayangkan ulat sebagai makanan untuk dikonsumsi sehari-hari. Bukan tak mungkin  membayangkan hal ini akan mengganggu nafsu makan kita atau bahkan melenyapkan nafsu makan karena rasa jijik yang timbul. Namun ternyata, tidak semua ulat harus dibayangkan sebagai sesuatu yang menjijikan. Salah satunya adalah ulat sagu yang nama latinnya Rhynchophorus ferruginenus.

Ulat sagu adalah larva dari kumbang merah kelapa. Sebagai sumber protein ulat sagu bisa dijadikan bahan subsitusi pakan ternak atau juga lauk bergizi yang bebas kolesterol. Kandungan protein ulat sagu sekitar 9,34%, sedangkan  pakan berbahan utama ulat sagu sekitar 27,77%. Selain kandungan protein yang cukup tinggi, ulat sagu juga mengandung beberapa asam amino esensial, seperti asam aspartat (1,84%), asam glutamat (2,72%), tirosin (1,87%), lisin (1,97%), dan methionin (1,07%). (*)

Lanjut baca 10 fakta ulat sagu

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  10 Fakta Ulat Sagu