La Ode Saimu: Mungkin Dia Pilot Baru. Sepertinya Dia Orang Bugis

share on:
Korban La Ode Saimu saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Dian Harapan - Jubi/Roy Ratumakin.
Korban La Ode Saimu saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Dian Harapan – Jubi/Roy Ratumakin.

Jayapura, Jubi – Salah satu korban pesawat Komala Air, La Ode Saimu (48) merasa kecewa dengan sang pilot Herman Piono. Menurut La Ode Saimu sang pilot masih kurang jam terbangnya.

 

“Mungkin dia pilot baru. Kayaknya dia orang Bugis,” kata La Ode Saimu kepada Jubi (12/8/2015) di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Dian Harapan, Abepura.

Lanjut La Ode Saimu, pesawat tergelincir akibat cuaca yang buruk. “Memang saat itu lagi ada hujan, pesawat gagal leanding dan menabrak pohon,” katanya.

Sekedar diketahui Pesawat Komala Air adalan jebis pesawat PAC 750 XL dengan nomor penerbangan PK-KIG milik PT Komala Indonesia itu jatuh di ujung landasan pacu ketika menggangkut empat penumpang tujuan Wamena.

Peristiwa itu menewaskan teknisi pesawat Eka Wijaya Sumanta. dan korban luka diantaranya masing-masing Yaki Pahabol (28 th), Adam Mulyono, Yokyat Kobak (50 thn), dan La Ode Saimu.

Sang istri Wasanah, mengatakan suaminya pergi ke Yahukimo untuk bekerja. “Dia pamitan kepada saya bahwa dia mau kerja di Yahukimo sebagai buruh bangunan. Namun saya bersyukur, suami saya tidak mengalami cidera yang serius,” ujar Wasahan.

“Saya tidak mempunyai firasat bahwa suami saya adalah salah satu penumpang yang menumpangi pesawat Komala Air tersebut,” katanya kepada Jubi di Rumah Sakit Dian Harapan, Rabu (12/8/2015).

Wasanah pun berharap, pihak Komala Air bisa bertanggungjawab untuk membiayai seluruh pengobatan suaminya dan juga untuk empat korban lainnya.

“Saya berharap pihak maskapai penerbangan Komala Air bisa bertanggungjawab dengan seluruh biaya pengobatan bagi suami saya dan juga empat orang lainnya,” harap Wasanah. (Roy Ratumakin)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  La Ode Saimu: Mungkin Dia Pilot Baru. Sepertinya Dia Orang Bugis