Genjot Daya Serap, Pemprov Papua Lakukan Monitoring

share on:
Gubernur Papua, Lukas Enembe  - Jubi/Alex
Gubernur Papua, Lukas Enembe – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Untuk menggenjot daya serap anggaran, pemerintah provinsi Papua melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) akan melakukan evaluasi, baik melalui monitoring meja maupun lapangan.

“Saat ini evaluasi meja maupun lapangan harus dilakukan. Karena daya serap ini masih rendah, apa lagi dengan adanya perubahan terutama di Dinas Pekerjaan Umum sekarang mengelolah anggaran cukup besar,” kata Gubernur Papua Lukas Enembe, di Jayapura, Selasa (18/8/2015).

Meskipun demikian, Gubernur Lukas Enembe tetap mengingatkan seluruh SKPD di lingkungan pemerintah provinsi Papua agar sebelum Okotober 2015, daya serap sudah bisa mencapai target.

“Tidak boleh terlambat, sebab Oktober penepatan APBD induk 2016. Untuk itu, SKPD harus memacu daya serap sampai akhir tahun, agar target daya serap sampai akhir tahun bisa tercapai,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Papua, Benyamin Arisoy mengaku realisasi anggaran baru mencapai 30 persen dari total anggaran APBD sebesar Rp11 triliun.

Dimana salah satu faktor penghambat adalah realisasi anggaran masih minim, karena SKPD terlambat dalam melakukan rencana umum pengadaan pengajuan melalui pelelangan.

“Untuk hal ini, kami sudah menghimbau kepada SKPD agar segera lakukan proses rencana pengadaan umum, mengingat waktu tahun anggaran 2015 sudah memasuki pertengahan tahun,” kata Benyamin.

Menurut ia, daya serap 30 persen bersumber dari uang muka proyek yang saat ini sementara dilakukan penagihan dan transfer dana ke kabupaten/kota serta belanja rutin SKPD. (Alexander Loen)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Genjot Daya Serap, Pemprov Papua Lakukan Monitoring