Warga Diminta Sabar, Hadapi Kemacetan Sepanjang Jalan Abepura – Kotaraja

share on:
Arus lalu lintas di lokasi pelebaran di sepanjang jalan Abepura-Kotaraja – Jubi/MunirArus lalu lintas di lokasi pelebaran di sepanjang jalan Abepura-Kotaraja – Jubi/Munir
Arus lalu lintas di lokasi pelebaran di sepanjang jalan Abepura-Kotaraja – Jubi/MunirArus lalu lintas di lokasi pelebaran di sepanjang jalan Abepura-Kotaraja – Jubi/Munir

Jayapura, Jubi – Proses pelebaran jalan yang dilakukan Balai Jalan dan Jembatan Wilayah X Papua di sepanjang jalan Abepura-Kotaraja, tepatnya mulai lingkaran Abepura hingga ujung batas Gereja Piniel Kotaraja, banyak dikeluhkan warga. Karena proses pengerjaannya menimbulkan kemacetan disepanjang jalan tersebut.

 

Nofdy J. Rampi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Jayapura di Jayapura, Kamis (20/8/2015), menghimbau kepada seluruh warga yang melintasi jalan tersebut agar sabar terhadap kemacetan yang terjadi di daerah tersebut, sampai proses pengerjaannya selesai dikerjakan.

 

“Saya harapkan kepada masyarakat yang setiap hari melintasi jalan tersebut, untuk bersabar, selama proses pelebaran jalan tersebut berlangsung,” kata Rampi kepada Jubi.

 

“Yang namanya proses pelebaran jalan pasti ada beberapa hambatan, salah satunya adalah terjadi disharmonisasi antara pengguna jalan dan proses pengerjaannya. Efeknya akan terjadi kemacetan,” sambungnya.

Lanjutnya, jika jalan tersebut tidak dilakukan pelebaran, sementara jumlah kendaraan tiap hari jumlahnya semakin bertambah, maka kedepannya Kota Jayapura akan semakin macet.

“Mari kita sama-sama bersabar dan mendukung proses pengerjaannya, karena pada akhirnya nanti setelah pekerjaan ini selesai, maka dia (jalan-red) akan memberi kontribusi layanan arus transportasi yang lebih baik,” katanya.

Namun pihaknya tidak bisa memberikan jaminan kepada masyarakat, apabila nantinya jalan tersebut telah selesai tidak akan terjadi kemacetan di daerah tersebut. “Karena sesuai data antara ketersediaan jalan dengan pertumbuhan kendaraan yang ada di Kota Jayapura ini, tidak seimbang. Oleh karena itu pemerintah harus bertindak, salah satunya pelebaran jalan,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Faisol Muddin warga pasar lama, Distrik Abepura mengeluhkan kemacetan yang terjadi selama proses pelebaran jalan tersebut.

“Setiap harinya jalan tersebutlah yang saya lewati, dan saya merasa terganggu dengan kemacetan yang terjadi. Selain macet tapi debu yang ditimbulkan proses pelebaran tersebut juga sangat mengganggu,” kata Muddin kepada Jubi di lokasi pelebaran jalan. (Munir)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Warga Diminta Sabar, Hadapi Kemacetan Sepanjang  Jalan Abepura – Kotaraja