Ahli Waris Korban Trigana Diminta Segera Melengkapi Dokumen Klaim

share on:
Eko Setyanto, Kepala PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Papua (kanan) didampingi H. Manan L. Kepala Bagian Operasional PT. Jasa Raharja Cabang Papua (kiri), saat memberikan keterangan pers di Kantor PT. Jasa Raharja Cabang Papua, Jumat (21/8/2015) - Jubi/Munir
Eko Setyanto, Kepala PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Papua (kanan) didampingi H. Manan L. Kepala Bagian Operasional PT. Jasa Raharja Cabang Papua (kiri), saat memberikan keterangan pers di Kantor PT. Jasa Raharja Cabang Papua, Jumat (21/8/2015) – Jubi/Munir

Jayapura, Jubi – Eko Setyanto, Kepala PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Papua meminta kepada pihak keluarga ahli waris korban kecelakaan Trigana Air untuk segera melengkapi dokumen yang diperlukan sebagai syarat untuk memperoleh klaim dari pihak Jasa Raharja.

“Ada beberapa ahli waris yang belum memberikan beberapa dokumen sebagai syarat memperoleh santunan,” kata Eko di Kota Jayapura, Sabtu (22/8/2015).

Ia mengaku pihaknya tidak akan mempersulit ahli waris dalam melakukan pengurusan klaim asuransi Jasa Raharja. “Kalau dokumen sudah lengkap kami langsung akan memperoses dalam waktu maksimal 10 hari kerja,” katanya.

“Kami menghimbau untuk segera dilengkapi dan diserahkan ke pihak Jasa Raharja Cabang Jasa Raharja, seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), dan juga buku nikah serta rekening bank,” sambungnya.

Setelah semua dokumen tersebut lengkap kata Setyanto, pihak Jasa Raharja akan langsung mentransfer dana santunan tersebut pada rekening yang bersangkutan.

“Kita langsung transfer ke rekening para ahli waris, guna menghindari oknum-oknum yang meminta dana tersebut. Kami takutkan kalau kami serahkan secara langsung dalam bentuk tunai, jangan sampai ada oknum-oknum yang memanfaatkan kesempatan ini,” katanya.

“Pihak Jasa Raharja memberikan santunan sebesar Rp 50 juta/orang dan Jasa Raharja Putera juga sebesar Rp 50 Juta. Jadi totalnya Rp. 100 Juta yang akan kita berikan dan keseluruhan penumpang beserta awak pesawat semuanya kami berikan santunan,” sambungnya.

Ditempat yang sama, H. Manan L, Kepala Bagian Operasional PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Papua mengatakan santunan tersebut merupakan bantuan dari pemerintah untuk para keluarga yang ditinggalkan.

“Jangan dilihat jumlah nilainya, jangan dilihat santunan ini sebagai pengganti korban yang meninggal, tapi ini merupakan bantuan dari pemerintah melalui Jasa Raharja, untuk sedikit mengurangi beban yang dialami oleh keluarga yang sedang berduka,” kata Manan. (Munir)

 

 

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Ahli Waris Korban Trigana Diminta Segera Melengkapi Dokumen Klaim