Mesak Manibor: Tim LPSK ke Sarmi Untuk Apa?

share on:
Bupati Kabupaten Sarmi, Mesak Manibor - Jubi/Roy Ratumakin.
Bupati Kabupaten Sarmi, Mesak Manibor – Jubi/Roy Ratumakin.

Jayapura, Jubi – Bupati Kabupaten Sarmi Mesak Manibor mempertanyakan keberadaan Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) di Kabupaten Sarmi. Menurutnya, keberadaan LPSK di Sarmi sangat berlebihan, tidak rasional dan tidak professional.

 

“Saya yang dituduhkan melakukan tindakan pidana korupsi yang kemudian telah menjalani proses penjara kurang lebih tiga bulan sedikit merasa tidak rasional kalau ada kelompok-kelompok pelapor yang sementara melakukan upaya hukum dengan menghadirkan LPSK di Kabupaten Sarmi,” kata Mesak manibor kepada Jubi, Sabtu (22/8/2015) di Lembaga Pemasyarakat (LP) Abepura.

Manibor menambahkan, kalau berbicara masalah korban, yang disebutkan korban itu yang mana? pelapor atau yang dilapor. Jelas kalau berbicara korban dirinyalah yang sebenarnya menjadi korban, karena dirinya yang dilaporkan dan lagi menjalani hukuman.

“Kalau kemudian LPSK didatangkan dari Jakarta kemudian melindungi para saksi yang disebut korban, saya kira terlampau kerdil tindakan ini. Sesungguhnya LPSK mau dilibatkan tidak perlu, persoalan-persoalan besar yang lain masih menumpuk di Jakarta sana. Lebih baik LPSK bekerja saja di Jakarta, itu lebih efektif dan tidak mengeluarkan biaya yang besar.Karena ketika mereka datang, saya merasa tidak rasional dan tidak professional,” tegas Manibor.

Manibor mengatakan, kedatangan LPSK ada kepentingan-kepentingan tertentu dan mungkin dibiayai oleh kelompok-kelompok tertentu yang ingin dirinya masuk dalam jeratan hukum.

“Yang jelas sampai hari ini, saya atas nama keluarga menyampaikan semua pihak bahwa kami tidak pernah mengeluarkan ancaman kepada siapapun baik kepada lawan atau siapapun. Jadi kalau ada berita yang mengatakan bahwa ada ancaman dari saya sebagai korban itu tidak benar dan berlebihan. Dan saya minta kepada Kesbangpol untuk mempertanyakan kehadiran LPSK. Kalau saya mau berkelahi sudah dari dulu, saya juga mempunyai kekuatan namun saya sadar bahwa kita diajarkan untuk saling mengampuni,” kata Manibor. (Roy Ratumakin)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Mesak Manibor: Tim LPSK ke Sarmi Untuk Apa?