DPRD Jayapura Pertanyakan Kinerja Prusdah

share on:
Wakil Ketua II DPR Kabupaten Jayapura - Jubi / Engel Wally
Wakil Ketua II DPR Kabupaten Jayapura – Jubi / Engel Wally

Sentani, Jubi – Anggota DPRD Kabupaten Jayapura, Moses Kallem mempertanyakan kinerja Perusahan Daerah (Prusdah) yang dibentuk setahun lalu untuk mengakomodir dan membantu semua pekerjaan Pemerintah Daerah tersebut.

Menurut Wakil Ketua I DPRD Jayapura itu, awal pembentukan dan ditetapkan sebagai Prusdah, pihaknya telah mengesahkan sejumlah dana operasional bagi perusahaan yang diberi nama Baniyauw itu dengan besaran dana Rp 3 miliar. Tahun kedua bahkan dianggarkan menjadi Rp 4 miliar sebab sudah bertambah Rp 1 miliar.

“Kami paham apa yang akan menjadi kepentingan pemerintah daerah, tetapi bukti konkret dari keberadaan Prusdah ini yang belum terlihat secara fisik. Sudah sampai dimana kerja mereka?” katanya, Senin (24/8/2015).

Politisi Partai Demokrat melanjutkan, “transparan lebih baik dari pada semua bermain kucing-kucingan, sebenarnya ada apa? Kalau memang ada bukti fisik atau program yang telah dilaksanakan tolong dipresentasikan kepada kami sebagai pihak yang melakukan pengawasan, kami disini tidak mencari kesalahan diatas kesalahan tetapi butuh sebuah kerja nyata.”

Dana sebanyak ini, lanjutnya, kalau digunakan untuk pembangunan sekolah atau puskesmas di kampung-Kampung mungkin lebih berguna sekali karena memang asyarakat masih membutuhkan pelayanan yang terbaik disetiap kampung-kampung.

“Yah, kita berharap agar tidak ada kesalahan yang terjadi atas penggunaan dana sebanyak ini. Selaku pihak yang mengawasi penggunaannya kami akan meminta laporan penggunaan dari dana tersebut, masyarakat masih banyak yang membutuhkan pelayanan yang maksimal dari pemerintahnya,” tutur Kallem.

Sementara itu di tempat yang berbeda, Hengki Yoku selaku Dewan Penasehat Prusda Baniyau mengaku kalau pihaknya telah menganggarkan dana tersebut dalam program kerja yang telah disusun selama setahun.

“ Kabupaten jayapura mempunyai prospek yang cerah apabilah dikelola dari sisi bisnis, ada sejumlah tempat dan kawasan yang telah kita patok untuk mendirikan pusat-pusat pengembangan ekonomi masyarakat dan pusat-pusat bisnis yang erimabas kepada pendapatn daerah, hal ini dilakukan tentunya dengan sumber daya alam yang tersedia, dengan melibatkan masyarakat setempat untuk bekerja sama dalam proyek pembangunan yang telah kami susun,” ungkapnya. (Engel Wally)

 

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  DPRD Jayapura Pertanyakan Kinerja Prusdah